Skip to content

Solar Panel di Taman Pelabuhan Pelelangan Ikan Rembang

3 Agustus 2015

Saya berkesempatan mengunjungi Rembang dalam rangka mengikuti Pameran di Balai Kartini Rembang, Suatu pagi saya dan kang adeanto menyempatkan diri untuk berburu sunrise di Pelabuhan Perikanan Tasik Agung Rembang, kegiatan yang dilakukan adalah motret matahari terbit, karena selalu indah bila memandang matahari terbit setiap harinya, apalagi ini seolah muncul dari dalam laut.

Sekira pukul 6.30 proses pengambilan foto-foto sunrise dan kapal penangkap ikan yang sedang bersandar bergeser ke arah barat di sebuah taman depan pos pantau TNI AL.

Kapal Bersandar

Kapal Bersandar

Kang adeanto sibuk dengan nikonnya mengambil berbagai moment yang ada, pandangan saya teralihkan pada tiang-tiang lampu taman yang ada, dan diatasnya terpasang Panel Surya, tentunya saya sangat antusias melihat itu, karena saat ini sedang ujicoba penggunaan #SolarCell untuk penerangan di rumah Cianjur.

Namun alangkah kecewanya saya, karena dari semua lampu yang ada, sekira 7 lampu dengan tenaga surya semuanya sudah tak terawat kalau tidak dikatakan hancur berantakan :(, dari ketujuh titik lampu taman itu saya perhatikan kondisi panel masih bagus walau sudah ada yang menggelayut lepas dari dudukannya dan ada satu tiang yang “bersih” karena panelnya pun raib, saya lalu membayangkan bagaimana ini bisa sangat bermanfaat bila digunakan untuk penerangan dengan konsep arus DC dan dipelihara dengan baik, sayangnya saya tidak bisa melihat berapa kapasitasnya, perkiraan sekitar 20wp.

Panel yang box panelnya menganga tak berisi

Panel yang box panelnya menganga tak berisi

Seperti sering didiskusikan dengan teman-teman DRR Gunungkidul penerangan berbasis solar panel yang pengadaan dilakukan oleh pemerintah akan selalu berakhir pada tahun pertama, bahkan tragisnya usia fungsi penerangannya hanya 6-8 bulan saja dan setelah itu RUSAK, walaupun panel surya tetep akan bisa difungsikan kembali, berdasarkan pengalaman kerusakan selalu terjadi pada AKI yang menampung energinya.

Solarpanelnya menjuntai :(

Solarpanelnya menjuntai 😦

Semoga proyek-proyek panel yang sekarang sepertinya menjadi demam semua pemda bahkan nasional tidak hanya proyek menghabiskan anggaran tanpa dipikirkan kelanjutan dan pemeliharaannya.

Cerita soal panel surya lain bisa dibaca diblog saya yang lain : www.dobelden.com

Iklan
One Comment leave one →
  1. 7 Februari 2016 19:45

    mau tanya nih, kalo solar panel belinya dimana ya ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: