Skip to content

Festival @TlatahBocah 2014

13 Oktober 2014

Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke #8 untuk event Tlatah bocah dengan tagline : “Bocah Dudu Dolanan, Bocah Kudu Dolanan”; acara tahunan yang diinisiasi oleh komunitas Rumah Pelangi di Magelang ini sungguh keren dan selalu menghadirkan variasi acara yang berbeda setiap tahunnya.

Rangkaian acaranya pun berjalan lumayan panjang, mulai September- Desember, seperti berikut ini :

1.  Merti Jiwo, Minggu 28 September 2014 yang berlokasi di Gunung Tidar ,Merti Jiwo berarti bersih diri mengembalikan pada fitrah nurani. Tlatah Bocah memaknainya untuk pembukaan Festival dengan ritual untuk menyatukan persepsi para penggiatnya. Agenda yang dilakukan berupa ritual macapat, doa, dan sesaji dilanjutkan eksplorasi menuju hening.

Merti Jiwo dilaksanakan di gunung Tidar, sebuah bukit kecil di kota Magelang yang dikenal sebagai “Pakunya Tanah Jawa” / “Pusarnya Tanah Jawa” yang konon apabila gunung Tidar dicabut, pulau Jawa akan terombang-ambing.

Perjalanan dari pintu masuk ke lokasi ritual lebih kurang 25 menit dengan jalur menanjak layaknya naik bukit.

2. Hajat Seni 2014, Sabtu-Minggu, 01-02 November 2014 yang berlokasi di Dusun Ngargotontro – Desa Sumber, Kec. Dukun – Kab. Magelang. Hajat seni merupakan sebuah perayaan kesenian untuk mengkampanyekan secara bersama tentang hak anak (hak hidup, tumbuh kembang, pendidikan, partisipasi). Puluhan komunitas yang terlibat dalam kampanye ini terdiri dari komunitas anak lereng Merapi, Sumbing, dan perbukitan Menoreh serta beberapa daerah lain di Jawa (Jakarta, Surabaya, Grobogan, Salatiga, Surakarta, Kulonprogo, dan Jogja).

3. Festival Film, 15-16 November 2014,  yang berlokasi di dusun Gowok Pos, desa Sengi, kecamatan Dukun, kabupaten Magelang; Festival Film Merapi adalah sebuah ikhtiar untuk melakukan dialog kultural tentang kearifan semesta secara luas dan gunung api Merapi secara khusus. Perayaan seni budaya ini mengakomodasi gerak manusia yang senantiasa ingin mencari, menemukan dan memberdayakan tanda-tanda alam untuk mengiringi kebutuhan hidupnya. Pada titik tertentu, hubungan yang diharapkan adalah harmonisasi antara gerak alam, manusia dan aktivitas hidupnya. Dasar dari semua ini adalah pemikiran, sikap dan laku “Eling lan Waspada” dan menjadi tema festival tahun ini. dengan rangkaian :

  • Pemutaran Film
  • Mocopatan
  • Studi Alam ( Camping, Tracking )
  • Sambung Rasa
  • Api Unggun

4. Laku Lampah, Pada tanggal 29-30 November 2014 berlokasi di Dusun Tarukan Desa Candisari Kec Bansari Temanggung ( namun informasi terbaru dari Pak Gun akan ada reschedule untuk lokasinya dan akan diberitahukan berikutnya.

5. Larung Sukerta, 07 Desember 2014 di Tempuran sungai lamat dan Cacaban.

Event-event ini terbuka untuk umum dan gratis, namun panitia tentunya akan sangat berterima kasih bila ada dari rekan-rekan semua ikut sumbangsih dalam rangka mensukseskan acara ini, dengan cara membeli cinderamata donasi yang disediakan oleh panitia, denga mengakses link Cinderamata Festival Tlatah Bocah ini, atau menghubungi kontak berikut ini :

he he.. kemarin seharian nyablon sampai pagi mruput lanjut sampai magrib ini masih juga nyablon kaos & tas demi sukseskan Festival Seni Tradisi Anak2 “Tlatah Bocah”

Semua orang dpt berpartisipasi.

Ayooo…

Anda pun bisa mendukung kampanye hak anak dan seni tradisi.

Mau?

Info:
Gunawan
p: 081802723030
b: http://www.TlatahBocah.org
e: TlatahBocah@gmail.com
t: @TlatahBocah | f: Tlatah Bocah

Sudah seharusnya acara-acara pro anak-anak ini harus terus dilaksanakan dan dilestarikan bahkan di duplikasi di daerah lain, supaya anak-anak tetap pada kodratnya untuk bermain, bukan sebagai mainan.

Semoga rangkaian acara ini sukses.

 

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: