Skip to content

Workshop #InternetSafety dan Internet Right hari pertama

24 Februari 2014

Alhamdulillah, Saya mewakili RelawanTIK Cianjur berkesempatan mengikuti Workshop Internet Safety dan Internet Right, yang diadakan oleh ICTWatch bekerjasama dengan RelawanTIK Pusat di Cico Resort Bogor 19-21 Februari 2014.

Sangat banyak ilmu yang didapat dalam rangkaian workshop 3 hari ini, materi yang keren dibawakan dengan apik oleh narasumber dan dipandu oleh fasilitator keren juga.

Karena saya bersama RelawanTIK sukabumi harus menghadiri FGD #ICT4Kesehatan dengan Setda Kota Sukabumi, kami tiba di Bogor lebih telat dan sudah masuk sesi perkenalan antar Relawan yang mewakili 11 Propinsi/Kabupaten/Kota se Indonesia (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur)

Pak @donnybu di awal Sesi

Pak @donnybu di awal Sesi

Setelah istirahat makan malam, sesi pertama workshop adalah “Hak Berekspresi dan Berinformasi” dengan tiga orang narasumber.

Pada kesempatan pertama, dari Elsam mas Wahjudi Djafar memaparkan tentang intervensi pemerintah akan hak privasi warga negara, contoh paling aktual yang disampaikan adalah soal perekaman data e-ktp yang ternyata dalam prakteknya melanggar aturan diantaranya aturan tentang tidak tercantumnya perintah perekaman retina mata, tapi pada prakteknya dilaksanakan. Juga yang tidak kalah penting untuk diketahui adalah bahwa perekaman e-ktp ini hanya mengandalkan Perpres tanpa ada undang-undang.

Kenapa ini menjadi rawan? karena data kita yang sudah direkam untuk e-ktp tidak ada jaminan payung hukum atau undang-undang bila pada prakteknya terjadi penyalahgunaan data privasi kita sebagai warga negara.

Pak Rapin Mudiardjo membahas tentang hak atas kekayaan intelektual, pemaparan lebih kepada gimana proses mengklaim suatu temuan itu menjadi hak milik kita tanpa perlu buru-buru didaftarkan HAKInya. Pak Donny BU menyampaikan hal menarik bagaimana proses mengakui hak cipta salahsatu produk Internet Sehat dengan cara dikirim via kantor pos dan Cap Pos menjadi bukti otentik tentang kepemilikan haki produk Internetsehat.

Pada sesi ini dibuatkan tantangan dengan membagi peserta workshop menjadi 3 kelompok, kelompok saya mendapat kesempatan untuk menjawab dua pertanyaan yaitu :

  1. Apakah karya tulis ilmiah sebaiknya diunggah ke internet secara keseluruhan? atau hanya abstraksinya saja?
  2. Apakah bisnis kita perlu diproteksi atau dibuat opensource saja.

Jawaban kami adalah sebagai berikut :

  1. Karya ilmiah yang akan bisa membantu peneliti berikutnya mengembangkan keilmuan maka sebaiknya diunggah secara keseluruhan, juga tujuan menggunggah adalah agar bisa meminimalisir plagiat dan copy paste secara membabi buta, karena tulisan kita yang sudah diunggah di internet akan abadi.
  2. Produk dan temuan bisnis kita tentu harus diproteksi untuk menjaga keberlangsungan hidupnya usaha kita.
Anggara Suwahyu

Anggara Suwahyu

Pembicara ketiga, Bapak Anggara Suwahyu membahas tentang kebebasan berekspressi di ranah maya, terutama adalah terkait social media, yang disoroti salahsatunya adalah pasal 27 ayat 3 UU ITE yang mengancam kebebasan berekspressi warga negara di ranah maya, juga ternyata terdapat banyak sekali tumpang tindih aturan antara UU yang satu dengan UU yang lain dan ini membuktikan bahwa produk legislasi DPR sangat lemah dan rawan kalah dalam gugatan, salahsatunya gugatan di MK, salahsatu hal yang mengkhawatirkan adalah bila kita mengunggah foto caleg pohon dengan slogan yang aneh-aneh di ranah maya dan sang pemilik foto merasa tidak terima dan mempermasalahkan ke jalur hukum, maka UU ITE bisa menjerat orang yang mengunggah foto tersebut.

Sesi hari pertama tak terasa berakhir dengan masih menyisakan rasa penasaran akan banyaknya pertanyaan, saking menariknya materi yang disampaikan waktu yang dijadwalkan sampai 21.30 pun berakhir pada pukul 22.30, Luar Biasa!

Iklan
4 Komentar leave one →
  1. MassolPanjava permalink
    25 Februari 2014 05:47

    Mantep masbro

    Hari pertama kita dibukakan matanya oleh ketiga pembicara yang luarbiasa tersebut.
    masalah privasi, kebebasan berekspresi dan masalah hak kekayaan intelektual. Semangat!!!

  2. sang nanang permalink
    25 Februari 2014 14:39

    mantep acarane…

  3. 20 Maret 2014 22:48

    Saya di Bandung kakak jadi kemungkinan nggak bisa ikut. Piala dunia http://serkenjin.blogspot.com/2014/02/alfamart.html

  4. 15 April 2014 17:33

    @massol : mayan tercerahkan 😀

    @sangnanang : heeh kang syarat akan ilmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: