Skip to content

#RelTIKGoesToThailand : The 3rd ASEAN Art and Cultural Festival Phetchaburi

8 Desember 2013

Kami beruntung saat berada di Petchaburi dalam misi International IT Volunteer; terdapat beberapa event kebudayaan yang menarik untuk di ikuti, seperti Loi Kratong saat awal kami tiba, dan di awal Desember ini terdapat satu festival yang membanggakan dan tentunya menyuguhkan hiburan gratis untuk warga masyarakat Petchaburi dan sekitarnya, yaitu The 3rd ASEAN Art and Cultural Festival yang dipusatkan di halaman Wat Pranorn Phetchaburi.

Venue

Venue

Festival ini diinisiasi oleh PBRU ( Phetchaburi Rajabhat University ) dan sudah memasuki masa penyelenggaraan tahun ke-III; Festival ini dilaksanakan pada tanggal 3-8 Desember sekaligus juga memperingati Hari kelahiran King Rama IX pada tanggal 5 Desember kemarin.

ASEAN Booth

ASEAN Booth

Kenapa disebut ASEAN art and cultural Festival karena diarea ring I panggung terdapat Booth-booth negara-negara anggota ASEAN dengan ciri khasnya masing-masing dan menyediakan makanan khas dari negara tersebut, acara panggung rakyatnya dibuka sejak pukul 18:00 – 22:00 setiap harinya dan selalu penuh pengunjung, untuk indonesia sendiri mahasiswa yang mendapat tugas di booth membuat makanan camilan khas indonesia yaitu PISANG MOLEN!, cuma sayangnya bentuk Pisang Molennya mini-mini hihi, tapi not bad lah untuk sebuah tim yang mempelajari cara bikin molennya via internet ( krn ketika planning blm sempat ketemu dengan kami dari Indonesia ).

Booth Indonesia

Booth Indonesia

Selain booth resmi negara-negara ASEAN juga diarea luar disekitaran tempat acara terdapat pasar malam yang menyediakan berbagai macam panganan dan minuman juga souvenir.

Selain booth Negara-negara ASEAN juga ada pertunjukan dari berbagai daerah di Thailand dan juga negara-negara ASEAN, tapi para menampilnya adalah siswa-siswa SMU, dan Mahasiswa di Thailand tidak dari negara asalnya, jadi fokusnya memperkenalkan aneka tarian negara asean kepada warga Petchaburi khususnya dan thailand pada umumnya jg untuk wisatawan yang kebetulan berkunjung ke Petchaburi.

Pada perayaan kali ini ada istimewanya karena Indonesia mengirimkan wakilnya untuk tampil di Festival ini dengan membawakan tari kontemporer dengan komposisi 2 penari dari Indonesia ( Universitas Guna Dharma ) dan 8 penari adalah mahasiswa dari Petchaburi Rajabhat University.

Sejak Pembukaan sampai malam terakhir kami sangat menikmati setiap pertunjukan terutama pertunjukan tari, karena kami lihat corak tari khas dari Thailand ini sangat beragam dan berwarna ceria, dengan gerakan-gerakan khas dan musik yang beatnya menghentak, sungguh memanjakan telinga, waktu pertunjukan 4 jam menjadi tak terasa.

Favourite Dance

Favourite Dance

Event seperti ini selain memikat wisatawan dalam dan manca juga inisiatif pengenalan Regional ASEAN menurut saya merupakan suatu upaya yang brilliant, salut akan kreatifitas dan kesungguhan semua pihak dalam penyelenggaraan Festival ini.

Bravo!

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: