Skip to content

#RelTIKGoesToThailand : ICT for Pesantren di Petchaburi Thailand

22 November 2013
Mudhi'atul Islamiyyah Ta Rang Petchaburi

Mudhi’atul Islamiyyah Ta Rang Petchaburi

Alhamdulillah di Petchaburi ini kami berkesempatan ngobrol dengan pengurus semacam Majlis Ulama utk wilayah Petchaburi, sambil makan siang kami ngobrol santai membahas tentang perkembangan Islam di Petchaburi dan Thailand secara umum, sang ketua Majlis ulamanya tidak pandai berbahasa Inggris maupun Melayu ( saat di Bangkok, ketika kami bertemu Muslim Thailand sudah bisa dipastikan berasal dari Pattani ) tapi di sini, Muslimnya asli warga Petchaburi dan surprisenya adalah Jubir untuk Komunitas Muslim Petchaburi ini fasih berbahasa melayu Malay, karena sempat menimpa ilmu di Kuala Lumpur.

Masjid pesantren

Masjid pesantren

Ketua Majlis Ulama Petchaburi ini mempunyai Pondok Pesantren di daerah Ta Rang (dibaca : Tareng) untuk santri-santri muslim di Thailand memperdalam ilmu agama, dan terdapat 1 orang dari Pahang yang menjadi Ustadz disana.

Petchaburi sendiri terdapat lebih kurang 10.000 orang Muslim dengan terbagi 2 wilayah yang pertama di Ta Rang  8 KM dari Pusat Kota, komunitas muslim terbesar di Petchaburi dan Kedua di Banleam 3 KM dari Pusat Kota, Walid Abdullah nama Jubir tersebut, seorang pemuda yang penuh semangat dalam mengembangkan Islam di Petchaburi ini, selain pengajar di Islam Damrongtham School, dia juga aktif di Komunitas Muslim Bangkok dan dia sudah pernah singgah ke Indonesia ( Jakarta dan Medan ) untuk study banding tentang Bagaimana seharusnya menyajikan Halal Food di pusat-pusat jajanan di Thailand.

Pondok Pesantren Untuk Santri

Pondok Pesantren Untuk Santri

Kami pun bercerita bahwa kesulitan kami saat tiba di Thailand ( Bangkok dan petchaburi ) adalah ketersediaan Halal Food, Walid menyarankan untuk ke Seven Eleven, karena sudah ada label halalnya, tapi Dia juga meyakinkan bahwa makan di Pujasera ada kedai halal food bisa dinikmati, kami sempat ragu karena di Pujasera pencucian piring dan sendok bekas makan di campur dgn non halal food, kembali Walid bilang Insya Allah aman karena proses pencuciannya dipisah dan sudah menggunakan sabun khusus berlabel halal juga.

Juga kami sampaikan sebagai Tamu / Tourist kami kesulitan dalam pencarian halal food dan Masjid untuk beribadah, informasi tentang itu sangat kurang tersedia di Internet dengan bahasa inggris, mungkin berbahasa dan bertulisan thailand sudah tersedia, dan ternyata walid punya ide untuk membuat sebuah aplikasi berbasis android yang menyediakan informasi tentang Masjid dan halal food di petchaburi bahkan thailand secara umum.

Semangat dia mengembangkan islam dengan konsep pesantren, dan membuat portal informasi tentang ke Islaman di Petchaburi ini sejalan dengan misi kita di indonesia. Kita punya konsep #ICT4Pesantren, dan Walid menyambut gembira usulan dan ajakan kami untuk bergabung ke #ICT4Pesantren yang kita Gagas, belum banyak yang bisa kami diskusikan terkait ide ini tetapi kami yakin bisa terus berkomunikasi karena keseriusan Walid dengan memberikan kontak dan alamat, juga kami sudah menjanjikan akan menjadwalkan kunjungan ke Sekolah tempat di mengajar disela-sela kegiatan kami di Petchaburi ini.

Semoga #ICT4Pesantren bisa menyebar sampai ke Bumi Thailand ini.

Iklan
3 Komentar leave one →
  1. Linda permalink
    23 November 2013 15:55

    semua akan lebih baik kalau kita berusaha

  2. ichanz permalink
    28 November 2013 17:15

    Alhamdulillah
    Ternyata masih banyak saudara kita di luar sana
    LANJUTKAN 😀

  3. 30 November 2013 05:24

    @ichanz : Sebarkan virus #ICT4Pesantren hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: