Skip to content

#RelTIKGoesToThailand : Macet dan Transportasi Bangkok

10 November 2013

Sesaat sebelum berangkat ke Thailand dalam rangka misi International IT Volunteer selama 2 bulan, teman kominfo sudah memberi tahu bahwa Bangkok itu sama macet dan melimpahnya mobil di Jalanan pada saat jam-jam sibuk, yaitu saat jam Berangkat Kerja, Istirahat Siang dan Jam Pulang kerja.

Macet di Taxi Meter

Macet di Taxi Meter

Setelah tiba di SvarnaBhumi Airport pada tanggal 17 Oktober dan diJemput oleh khun Suntana ITU dengan menggunakan VAN, saya baru merasakan bahwa memang Bangkok pun macet seperti Jakarta! Saat itu waktu menunjukkan pukul 18:00, dan Perjalanan menuju Bangkok memakan waktu 1 Jam, konon itu lama.. :D.

Sekarang, saya sudah 1 bulan di Bangkok dan memang kondisi lalu lintas macet adanya, tetapi banyak Pilihan Transportasi disini dan Itu memudahkan dan menurut saya tidak seruwet di Jakarta, juga para mengendara disini termasuk penyabar dan tidak suka saling srobot dan boros pencet Klakson, Pernah suatu ketika saya melihat ada kemacetan yg tak seperti biasanya, ternyata di depan ada mobil mogok dan sedang didorong ke pinggir oleh tukang ojek, mobil2 yg dibelakang rela menunggu dan tidak ribut berklakson ria, juga bila kita akan menyebrang dibukan jembatan penyebrangan atau Zebra Cross, para pengendara akan memperlambat laju kendaraannya untuk memberi kesempatan pejalan kaki menyeberang, dan juga disini kantung-kantung parkir dekat Bus Stop atau Stasiun BTS RailWays terisi penuh, sang pengemudi memilih beralih moda angkutan untuk mencapai ketempat kerjanya.

Selama disini kami berempat lebih suka jalan kaki untuk jarak tujuan 1-2KM karena lumayan nyaman dengan adanya trotoar yang lebar, bila diatas itu ada beberapa Pilihan Transportasi yang biasa kami Gunakan, diantaranya :

  • BTS Railways, Kereta semacam Commuterline kalo di Jabodetabek ini sudah mempunyai jalur sendiri, mungkin semacam calon MRT di Jakarta, tiket lumayan mahal tapi kecepatan dan ketepatan waktu sangat bisa diandalkan, saat jam sibuk pun tidak sampai penumpang freestanding krn tanpa peganganpun bisa berdiri saking sesaknya, aman, nyaman dan cepat! dan banyak anak SMU pun menggunakan moda ini untuk berangkat sekolah..
BTS Railways

BTS Railways

  • Taxi Meter, untuk perjalanan rombongan 4 orang bila tak terkejar waktu menggunakan taksi adalah pilihan tepat, asal kita bisa menunjukkan alamat tepat, sang supir yang rata-rata tak bisa berbahasa inggris dalam diamnya bisa mengantarkan kita ke tempat tujuan, untuk harga sama seperti taksi-taksi di Jakarta.
  • BUS, disini dalam jarak dekat terdapat halte-halte yang mengharuskan BUS itu menurunkan dan menaikkan Penumpang di Halte, tidak bisa sembarangan berhenti ditengah jalan layaknya metromini dan angkot di Indonesia :mrgreen: dan jumlah bus lumayan banyak, mulai dari non AC, AC ekonomi, AC Full maupun Bus Tingkat, namun yang perlu diperhatikan kita harus memastikan dulu BUS yang kita naiki mengantar kita ketujuan karena sebagian besar Petunjuk arah dan Tujuan semua bertulisan Thailand, gak bisa bacaa haha.
Bus bertingkat

Bus bertingkat

  • Ojek, untuk ojek ini semuanya pengemudinya berompi seperti tukang parkir di Indonesia, Rompi Orange, baik Pengojek Pria maupun Wanita, untuk jarak dan tarif bisa negosiasi, untuk jarak sekitar 1-2 KM biasanya berharga 20-30 Baht tergantung negosiasi bahasa kalkulator yang kita gunakan 😀
  • Tuktuk, ini kendaraan khas Thailand, dan muat untuk 4 penumpang, jadi kalo misal perjalanan jarak max 4 KM, dengan tuktuk kira bayar 40-60 Baht untuk 4 orang, Murah Sekali Bukan? oh ya untuk Tuktuk ini ada 2 jenis, ada tuktuk swasta dan negeri, yang membedakan adalah supir tuktuk negeri bisa dipastikan bisa berbahasa inggris. kami punya pengalaman dengan supir tuktuk swasta, karena tak bisa berkomunikasi tujuan yang kita minta dengan yang ada dipikiran pengemudi berbeda, yang akhirnya kami tersesat hahaha.
Barisan Tuk-tuk

Barisan Tuk-tuk

  • VAN, ini semacam family car merk Toyota yang bisa memuat 10-16 penumpang dan juga ada rute dan pilihannya, untuk ongkos mulai dari 10-100Baht tergantung jarak dan jauhnya perjalanan, lumayan nyaman dan berAC, tetapi ini lebih hati-hati lagi kalau naik, dipastikan mengarah ketujuan yang kita mau karena mirip petunjuk berbahasa inggris, ada baiknya ditanyakan supir saat akan naik.

Jenis Transportasi diurutkan berdasarkan seringnya kami gunakan, dari mahalnya ongkos dan kecepatan perjalanan.

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: