Skip to content

#RelTIKGoesToThailand : #DayTwo Training Workshop On Satellite Communications

1 November 2013

Setelah seharian kemarin Training Workshop On Satellite Communication, hari ini dilanjut hari kedua atau hari terakhir. Untuk Speaker masih tetap sama namun dengan materi bahasan yang berbeda, Untuk sesinya diteruskan menjadi :

Sesi V membahas tentang “Overview of ITU regulatory framework and use of non-planned bands“, item-item yang dibahas diantaranya adalah :

  • ITU and the Radio communication Sector, bercerita tentang history dalam perkembangan ITU radio Regulasi, seperti tergambar di diagram berikut ini:
Sejarah perkembangan Regulasi ITU

Sejarah perkembangan Regulasi ITU

  • Kerangka Regulator untuk Orbit/Spektrum Internasional tantangan abad 21; berisi tentang aturan-aturan teknis dan juga artikel-artikel kesepakatan hasil meeting yang dijadikan semacam acuan bersama atau bisa juga disebut dengan ITU Constitution seperti tergambar dibawah ini :
Artikel 44 ITU

Artikel 44 ITU

  • Non Planed Space Services – Coordination and Notification Procedure – an Over View; menitik beratkan pada aturan tambahan bila terjadi kondisi ekstra ordinary.
  • Interference To Satellite Systems; membahas tentang kewaspadaan masing-masing anggota untuk bisa menjaga agar tidak terjadi interferensi antar satellite yang dimiliki, karena bila terjadi interferensi akan berdampak pada Kualitas Layanan, Ketersediaan Link Satellite dan integrasi Satellite.
  • Technical & Regulatory Examination of Coordination Requests; Prosecur teknis dalam mengajukan permohonan regulasi untuk satellite yang baru akan di orbitkan.

Sesi VI “Notice processing and use of planned bands” , dengan materi bahasan diantaranya  :

  • Receivability of the space notices
  • Cost Recovery for Satellite network fillings
  • Administrative Due Diligence ( Resolution 49 )
  • Broadcasting-Satellite Service – Plans and Lists
  • Fixed-satellite Service Plan
  • Space plans and Lists

Sesi VII “Use Satcoms in disaster situations” dalam sesi ini dibahas penggunaan Satcoms untuk memantau Bencana juga menciptakan alat untuk menjadi ealy help ketika bencana terjadi dengan konsep Portable dan bisa dibongkar pasang, Australia sudah mempunya alatnya dan sudah di implementasikan, saat awal bencana yg jelas biasanya infrastruktur di lokasi rusak, dengan sistem satellite dan komunikasi phone ip base bisa dilakukan untuk koordinasi pasca bencana dan rescue.

Sesi VIII “ National Regulatory Framework For Satellite Services” disini dibahas tentang kerangka regulasi untuk layanan satellite dan station bumi juga termasuk bagaimana sebuah negara bisa mendapatkan regulasi internasional di ITU Radio Regulations, ini mengatur tentang frekuensi dan koordinasi juga dibahas studi case untuk tiga negara ( Australia, USA, UK).

Tentang Detailnya, bisa japri untuk dikirim materi Presentasinya,.. 🙂

Salam RelawanTIK!.

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: