Skip to content

Belajar Investasi dengan Reksadana

15 April 2013

Mungkin ini tindakan nekad, sih.. berawal dari LLD akademiberbagi dengan session Financial Management dengan pembicara Aidil Akbar, saya mendapat pencerahan tentang apa itu investasi dan apa bedanya dengan asuransi.

Berangkat dari ini, saya mencoba memasuki dunia investasi itu dengan daftar reksadana, Perbankan yang saya pilih adalah Mandiri sebagai Manajer Investasinya, karena kebetulan saya sudah lumayan lama menjadi nasabahnya.

Setahun yang lalu, tepatnya 24 April 2012 Saya di profiling oleh mandiri untuk kelayakan dalam mengambil pilihan reksadana, karena tawaran yang diberikan ada beberapa jenis diantaranya : Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran dan Reksadana saham, jenis yang disebutkan berbeda pada lamanya investasi dan besar kecilnya tingkat resiko, untuk data-data lebih lengkap tentang itu bisa di Googling dan akan banyak sekali informasi yang bisa kita dapatkan.

Sejak berhadapan dengan CS bank Mandiri saya sudah meyakinkan diri untuk mengambil Reksadana Saham dengan High Risknya, tetapi CS tidak bisa langsung saja menyetujui dan saya diminta menjawab beberapa Pertanyaan yang dari jawaban saya tersebut akhirnya bisa diketahui profil investasi saya adalah BERTUMBUH, artinya saya sudah tahu resiko dan siap resiko untuk mengambil Reksadana Saham, oh ya CS mandiri sebelumnya sempat heran dan bertanya-tanya darimana saya dapat informasi tentang reksadana dan kenapa memilih saham, karena ternyata secara default semua CS bank Mandiri menawarkan produk mereka yang lain yaitu Axa Mandiri, asumsi saya sih CS nya emang lebih menguasai produk Axa dari pada Produk Mandiri Investasi.

Hasil diskusi dengan CS saya memutuskan untuk mengambil 2 jenis saham yaitu :

1. Mandiri Investa Atraktif Syariah untuk produk saham syariahnya

2. Schroder 90 Plus untuk produk saham konvensional

Pilihan kedua jenis saham tersebut juga karena harga installment yang lumayan ringan yaitu 100rb/bln dengan pembelian saham awal sebesar 500rb.

Tak terasa sekarang sudah masuk 1 tahun saya ikut reksadana saham, dan memang karena ambil term sampai 15 tahun, belum terlihat signifikan hasil yang diperoleh, tetapi paling tidak perkembangan saham progressnya bagus dan optimis semakin lama akan semakin membukit 😀 .

link referensi :

infovestadotcom

aidilakbardotcom

Iklan
15 Komentar leave one →
  1. 1 Mei 2013 16:10

    saya juga ikut tapi yang risikonya paling kecil
    yang mana, ya, lupa…. 😀
    semoga saja menggembirakan, ya? hehehe

  2. 2 Mei 2013 15:24

    @Goop : aminnn.. investasi emang tergantung tujuan akhir kita kok paman, mudah2an sama-sama menggembirakan 😀

  3. 18 Juli 2013 11:43

    sepertinya setiap cabang mandiri sama, lebih banyak menawarkan AXA mandiri. padahal ada MI dari mandiri investa tapi jarang di promote mereka

  4. 22 Juli 2013 12:18

    @nopan : Betul banget, kemungkinan karena informasi MI tdk terlalu dipublish ke karyawannya sendiri, tp itu aneh 😀

  5. 23 Agustus 2013 19:04

    Reksadana adalah instrumen investasi terbaik. Sayang, masih banyak yang belum mau investasi di reksadana karena salah memahami risiko dan karakteristik reksadana. Simak soal kesalahpahaman tersebut dan klarifikasinya di http://www.duwitmu.com/pengertian-reksadana-sering-disalahpahami/

  6. 1 September 2013 23:56

    Dalam gejolak ekonomi seperti sekarang, banyak yang panik, khawatir, pucat dan mungkin pasrah, melihat harga saham pada berguguran. Bagaimana strategi mengelola keuangan menghadapi gejolak ini di http://www.duwitmu.com/mengelola-keuangan-menghadapi-gejolak-ekonomi/

  7. 7 Oktober 2013 12:41

    Ketika pertama kali invest di Reksadana, response CS mandirinya juga sama seperti diatas. Hihihi.. sepertinya sampai sekarang yang tahu /mau membeli resksadana masih sedikit, jadi tidak heran response CSnya seperti itu.

  8. 9 Oktober 2013 20:07

    @Nyoman Dewi : hihi sepengalaman nih *tos

  9. 5 November 2013 08:24

    Wah makasih informasinya nih bro…mau mulai belajar investasi 🙂

  10. 6 November 2013 10:26

    @ogie : Sip-sip.. Sukses selalu..

  11. nanda permalink
    25 November 2013 18:26

    Syarat2 investasi reksadana apakah jg hrus punya NPWP sdg sy masih lajang dan ortu juga tak punya?

  12. 26 November 2013 18:20

    @nanda : Lajang boleh kok ngurus NPWP, setelah punya ambil deh reksadana

  13. 6 Juli 2015 19:43

    betul gan ada beberapa pertanyaan untuk melihat profile kita seperti apa, kalau perusahaan asuransi ada investasinya juga gan. namanya unit link, sistemnya sama seperti reksadana yang dimana dikelola oleh manajer investasi

  14. 7 Juli 2015 17:27

    @asuransi pendidikan : iya, saya pake unitlink untuk produk asuransi jiwanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: