Skip to content

Musuh Utama itu DIRI SENDIRI

14 Juni 2012

Sebulan lalu, via twitter saya berkomunikasi dengan Pak Philip Triatna, seorang penulis dan pengusaha sukses, saya diperkenalkan oleh pak Arif Gumantia, Kepsek Akber Madiun. Obrolan saya mengarah pada keikhlasan Pak Philip untuk berbagi di Cianjur tepatnya di Kelas AkberCJR, dengan tema : Memecahkan rekor-rekor Pribadi.

Akhirnya tanggal 9 Juni 2012 kemarin terlaksana dengan lancar dan sukses, penuturan dan cerita pengalaman hidup pak Phillip sungguh menginspirasi banyak orang dikelas tersebut dan tentunya yang paling membanggakan adalah saya memperoleh buku Beliau secara Gratis, mantap tenan, liputan tentang Cianjur Kembali Berdetak oleh cianjurview, mendeskripsikan dengan indah tentang sharing dikelas akberCJR.

Intisari pemaparan pengalaman pak Philip dikelas akberCJR dirangkum dalam 9 point Musuh Potensial, dan harus DILAWAN untuk memecahkan Rekor-rekor pribadi :

1. Pendapat Negatif Orang Lain, ini emang musuh yang sungguh berat untuk dihindari, karena ketika kita termakan omongan negatif orang lain yang akan berbicara adalah egoisme diri kita.

2. Kegagalan Masa Lalu, down dan menyerah adalah hal yang “wajar” bila orang mengalami kegagalan.

3. Membandingkan diri dengan orang lain, terkadang kita suka tidak sadar membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain, baik dari kesuksesan, prilaku maupun fisik. Padahal sejatinya setiap orang mempunyai keunikan tersendiri dan keunggulan masing-masing bila ingin bercermin dari orang lain cukup menjadi motivasi untuk diri sendiri memecahkan rekor sendiri.

4. Keberhasilan masa lalu atau masa kini, nah ini yang bisa membuat orang terlena dengan sukses story dan stuck dicerita kesuksesan tersebut padahal ketika “berhenti” maka disitu kuburan kita gali.

5. Lingkungan yang negatif, menghadapi ini kita harus bisa menjadi signal positif bagi lingkungan negatif, harus bisa mewarnai bukan diwarnai.

6. Menunda, asik emang menunda sesuatu itu, padahal berbahaya bagi kelangsungan pemecahan rekor pribadi kita.

7. Rendah Diri, ini penyakit yang sama jeleknya dengan sombong.

8. Tidak Punya Tujuan, hidup tanpa tujuan itu emang menjadi tiada artinya, canangkan tujuan hidup dan berusaha untuk mencapai tersebut, milikilah mimpi setinggi mungkin dan bergerak untuk mencapainya dengan progress semakin baik setiap saat.

9. Tidak mau Belajar, berhenti belajar berarti anda berhenti hidup.

Sungguh inspiratif pemaparan pak philip di kelas AkberCJR ini dan waktu 2 jam pun berlalu tanpa terasa tapi sungguh sarat makna.

Kami tunggu kehadiran dan inspirasi anda kembali pak.. KEMBALI BERDETAK!!

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. 15 Juni 2012 08:02

    makane jihad terakbar adalah memerangi nafsu (sendiri)

  2. 15 Juni 2012 19:18

    @siponang : wah iyaps, beneran ituh

  3. ariev permalink
    15 Juni 2012 19:53

    mantab inspiratif.. ngeling2 buku2 pengembangan diri yg pernah tak baca. dadi pengen ngubrek2 maneh. 😀

  4. 17 Juni 2012 11:02

    @ariev : ayooo recharge semangat… 😀

  5. 22 Juni 2012 10:45

    luar biasa,, mantab om Den,, buku nya masih adakah?

  6. 22 Juni 2012 16:53

    @ghian : banyak atuh koleksi buku nya mah.. tinggal order..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: