Skip to content

Mantapkan Pilihan

17 Februari 2009

mantap!!

mantap!!

Courtesy : http://www.stevelauver.com

Salahsatu kelemahanku adalah selalu memutuskan sesuatu itu saat waktu sudah mepet, padahal ketika diberikan waktu luang, selalu kesulitan untuk memutuskannya, padahal sebenarnya ketika waktu luang itu malah bisa berfikir jernih untuk memutuskan perkara/persoalan, karena ketika sudah mepet yg dirasa keputusan yg diambil serasa tergesa-gesa.

Bingung diantara 2 pilihan seperti makan buah simalakama, padahal ada saran, mending buah nya dijual aja.. 😆 . aku sih kadang bingungnya karena banyak pilihan, terlalu banyak pertimbangan yg memaksa semakin memakan waktu dan ketika waktu limit, terambil suatu keputusan karena memang sudah limit waktunya.

Misalkan, Saat dulu kala ketika tamat SMA, aku memutuskan untuk masuk ke fakultas biology sebagai pilihan pertama dan bahasa english pilihan kedua dan cadangan bahasa arab, juga gambling masuk ke jurusan teknik elektro. Mulailah masukin Berkas PMDK ke kampus-kampus, eh ternyata yg lolos adalah bahasa arab di IAIN Jambi  dan teknik elektro UNNES PADANG dan bahasa Tarbiyah PAI di IAIN Padang, serta tawaran kuliah di Manajemen Informatika di Yogyakarta, fyuh pusing dah menentukan mana yg harus di pilih, timang menimang berulang kali sampai tenggat waktu di IAIN padang dan jambi hangus, tinggal yg di Unnes dan jogja, nah dititik akhirnya aku milih ke Jogja dengan pertimbangan : Aku belum pernah menginjak tanah jawa :mrgreen: bukan karena aku milih Manajemen informatika sebagai studi lanjutannya.

Ada saran? biar pengambilan keputusan itu cepat dan tepat? tidak terlalu banyak pertimbangan? 😀

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. 17 Februari 2009 12:21

    pilihan adalah kecenderungan hati, dipadukan dengan kemampuan finansial dan kemampuan pikir

  2. 17 Februari 2009 12:22

    mungkin baca buku blink

  3. 17 Februari 2009 13:51

    judulnye kek penyuluhan pemilu…ternyata isinyee,, 😛

    saran : klo pas susah ngambil keputusan, bayangin aja waktunya dah mepet.. [hehe..keknya ga ngaruh 😀 ]

  4. 17 Februari 2009 22:53

    @Pak Sunarno

    hmm… memadukan kemampuan finansial sama pikir? kyknya hatinya ga mau kompak dengan kondisi real nih 😀

    @ulan

    ada reviewnya ndak buku itu, takutnya malah tambah blind 😀

    @eMo

    iya yak.. gak kepikiran klo ni postingan kaitan ma pemilu :mrgreen:

    dibayangin doang klo realnya bisa leha-leha tetep aja leha-leha hihihi

  5. 18 Februari 2009 08:58

    .
    Pilihanmu ndak salah, nak….
    Situh kan jadinya bisa ketemu Imam Madzab Bocor Alus™ ……….
    😆

  6. 18 Februari 2009 09:11

    @Om Mbel

    kekeke.. bener juga yaks.. klo gak ke jawa gak tahu ada imam bocor alus yg ga ditambal-tambal 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: