Skip to content

Ronda Itu Penting Banget !!!

12 Februari 2009

malingketangkepmalingketauan

Salah satu kebiasaan baru setelah saya bermasyarakat adalah kebagian jadwal ronda bersama warga perumahan.

Saat awal datang terdapat 6 kelompok ronda yg masing-masing kelompok terdapat 5-6 warga, karena seiring waktu dan semakin bertambahnya penghuni maka saat ini dibagi menjadi 9 kelompok, jadi perputaran jadwal ronda dilakukan 9 hari sekali, semakin meringankan tentunya.

Jadwal ronda biasanya di mulai pukul 00:00 s.d 03.30 WIB, tapi kembali yg namanya bermasyarakat maka tidak semua warga punya kesadaran dan kemauan untuk ikut berpartisipasi dalam keamanan lingkungan kampung, ada warga yg tergolong rajin karena bukan jadwalnya saja dia selalu ikut gabung untung ikut ronda, namun ada juga yg selama tinggal disini tidak pernah nongol untuk ikut ronda, ya begitulah dinamika bermasyarakat.

Saat musim hujan seperti sekarang ini, jadwal rondapun mulai rada kacau karena emang alasan hujan, dan benar-benar malas sekali untuk keluar rumah ditengah malam, karena jelas mending mlungker tidur dirumah, tapi ternyata kita yg malas jalan dan berkeliling untuk menjaga keamanan, ada yg mewakili untuk berkeliling, tapi dia tidak bermaksud mengamankan lingkungan, tapi mencari rumah yg kira-kira aman buat di santroni.. ckckck.. dan benar saja.. akhirnya ada warga yg kemalingan, padahal warga tersebut baru pindah siang harinya, eh malamnya sudah ada tamu yg tak di undang.

Tujuan dari ronda adalah : Mengamankan kondisi lingkungan dari segala kemungkinan yg membahayakan, baik dari tangan-tangan jahil maupun dari musibah lain, karena pernah kejadian hampir kebakaran dan beruntung keburu diketahui petugas ronda, jadi musibah bisa segera teratasi, tujuan lain adalah berakrab ria dengan warga dan penghuni yg lain karena nyaris tak ada waktu bila itu dilakukan siang hari, warga sudah sibuk dengan urusan masing-masing dan pekerjaan.

Malam ini saya terjaga jam 04:00 karena ada teriakan maling dari tetangga belakang rumah, saat saya keluar ternyata sang maling sudah pergi dan bersyukur belum sempat sang panjang tangan itu mendapatkan hasil jarahannya.

Semoga keamanan dan kenyamanan lingkungan bisa tetap terjaga.. 🙂

Iklan
19 Komentar leave one →
  1. 12 Februari 2009 08:08

    jangan ronda hanya ketika telah kejadian ada pencurian

  2. 12 Februari 2009 10:39

    ronda itu mmg penting buat yang tinggal di perumahan

  3. 12 Februari 2009 11:38

    @Pak Sunarno

    Sebenarnya pas malam kejadian juga ada ronda pak, tp krn ujan maka petugas rondanya balik gasik.. hehe.. eh ternyata malingnya beroperasi setelahnya 😀

    @gonezhar

    ya buat semua warga masyarakat kali.. eh tp selama kost ga pernah ronda ding 😀

  4. 12 Februari 2009 13:41

    Sekilas Info, kami di Palangka Raya Unik, yang ronda bukan hanya laki-laki tapi perempuan juga yaitu suami istri, ( ketika pasca kerusuhan etnik ) Uniknya setiap menjelang malam perempuannya bawa makanan ke tempat ronda dan ramai-ramai ngumpul, sambil ngobrol ngalor ngidul, dan sebagian berkeliling kampung liat lingkungan. Terjalinlah keakraban antar warga, sehingga tercipta suasana yang harmonis. Demikian semoga bermanfaat.

    Regards, agnessekar.wordpress.com

  5. 12 Februari 2009 21:44

    Semoga pertisipasi Mas mendapat respon positif dari warga, Amin..

  6. 13 Februari 2009 16:44

    @Bu Agnes

    wah bagus itu bu, tp mungkin sementara di komplek kami blum bisa di implementasikan, karena rata2 masih punya balita 😀

    @Rahmat

    amin… [-o<

  7. 14 Februari 2009 07:23

    .
    Mesti pasang kamera CCTV neh….

  8. 14 Februari 2009 09:02

    @Om Mbel

    iya om, kudu pasang nih CCTV 😐

  9. 15 Februari 2009 03:11

    kalo mbah mbel sih cctvnya buat hal yang laen…

  10. 15 Februari 2009 13:50

    …namun ada juga yg selama tinggal disini tidak pernah nongol untuk ikut ronda…

    Tapihh… ngasihh kopi kann?? Kalo ndak, keplak-i ajahh.

    *PS : kalo ronda, yaaa ronda ajahh yakk. Ndak usahh pake ngrondani rondo segala. Ndak baik. 😆

  11. 15 Februari 2009 23:43

    ronda juga untuk saling interaksi, jadi kita tau siapa-siapa aja tetangga kita.

  12. 16 Februari 2009 08:44

    @Kevin

    😆 Mbah Mbel mah punya tujuan lain 😆

    @Pak Serdadu

    itu dia pak, dah ndak ronda, sumbangan kopinya juga ndak ada 😀

    di kompleknya lum ada rondo jhe.. yg ada gadis2 :mrgreen:

    @budienanto

    yaps, itu juga hal utama, apalagi bagi kami warga perumahan baru… 🙂

  13. 17 Februari 2009 13:53

    satpam aja deh…

  14. 17 Februari 2009 22:50

    @eMo

    uang jimpitan 200 perak / malem aja ga sanggup, palagi klo ngasih makan satpam 😀

  15. 26 Desember 2009 12:35

    ronda memang untuk kebajikan publik
    rondo untuk kebajikan………………
    hheheeeh, gurau bos. tx bos,

  16. 26 Desember 2009 12:36

    pranata sosial ini sudah mulai bergeser ketika pada komunitas yang modern, disubtitusi menjadi iuran, dlll
    tc ya

  17. 27 Desember 2009 15:21

    @shalimow

    woh ono istilah anyar 😀

    @cara bikin

    iya betul ituh, dan skr juga sedang menuju arah sana….

  18. 22 April 2013 23:21

    assalamualaikum, bagus sekali nih ronda malam terus diaktifkan, waalaikumsalam

  19. 24 April 2013 13:19

    @dana : Semoga tetep Swadaya Masyarakat untuk keamanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: