Skip to content

Rekor!!! BBM dalam negeri ini gak pernah turun-turun lagi

20 Januari 2009

Ah sebenarnya udah banyak yg bahas, mulai dari bang guh ini, trus juga ini dan banyak lagi sepertinya..

Cuma saya hanya akan memasang skritsut salahsatu komen di blog tukang ngarang, yang menurut saya itu yg sangat menarik, mari silahkan :

nikmatbbm

Jelas khan? gak ada penurunan harga, jadi klo di iklan demokrat itu ada prestasi pemerintah dalam penurunan harga BBM sungguh-sungguh menyesatkan.

Sekarang dengan BBM kembali ke 4500 / liter, apakah harga2 bahan pokok dan transportasi otomatis turun? susah, untuk tarif angkutan saja, cuma turun 6% karena dengan harga BBM yg dah kadung bula bali mundak, harga sparepart kendaraan ternyata gak malah turun ketika BBM turun, saya mau beli ban motor aja tercengang, karena dulu harga diangka 70 rb-an sekarang dah diangka 150 rb an… bener-bener ajaib, lebih dari 100% kenaikannya, Pelumas yg jelas-jelas tiap bulan kudu ganti, sekarang juga dah ganti harga, ga ada pengaruhnya dengan kembalinya harga BBM ke posisi kenaikan pertama, dulu yg 100o ml aja masih diangka 18 rb ( produk pertamina ) sekarang? jadi 800 ml tetapi harga jadi 27 rb? brarti ganti harga khan?, Nah siapa yg mengendalikan harga untuk barang-barang seperti itu? perubahan harganya sungguh amat liar ( jelas ini pendapat pribadi saya, tanpa liat data ).

Klo alasan harga ga bisa turun lagi karena subsidi dah dicabut? kenapa dicabut, klo ternyata rakyat belum bisa sejahtera dan masih terus di ombang ambing ? harga naik dan mahal tapi barang ga ada? sungguh aneh negeri ini. Saya termasuk masih pengguna minyak tanah, karena ga kebagian kompor gas gratis ( mo beli lum ada alokasinya 😀 ) mau tahu harga minyak tanah di pengecer di jogjakarta? 6.500/liter itupun L A N G K A, apa-apaan ini?

Ah sudahlah dah siang, waktunya bangun.. hoaaemmm…

Iklan
24 Komentar leave one →
  1. 20 Januari 2009 11:47

    selain itu yang perlu kita waspadai dan dicurigai adalah para pengusaha dan pemain yang bermain dalam usaha kebutuhan pokok, saya selama ini belum pernah mendengar tersangka buat para penimbun barang-barang yang sedang dibutuhkan rakyat…entahlah apakah ada kongkalingkong antara aparat dan pengusaha…

    eh kalo ga salah pengusaha itu anggota dewan juga ya….pantessss…

  2. 20 Januari 2009 12:54

    @omiyan

    itu dia masalahnya Om, penguasaan sektor hajat hidup orang banyak dinegeri ini masih di kuasa konglomerasi yg punya akses dipemerintahan, jadi seolah mereka kebal hukum

  3. Mbelgedez™ permalink
    20 Januari 2009 14:59

    .
    Tumben bisa mengejawantahkan mimpi ke dalam tulisan…. :mrgreen:

  4. 20 Januari 2009 15:26

    @Om Mbel

    haha… ya khan jadi ndak sia-sia meguru sama imam bocor halus 😛

  5. kevinzegers permalink
    21 Januari 2009 09:00

    cuman mau komen singkat…. nda epek!!!!

  6. 21 Januari 2009 09:12

    duh,,, jd inget sesuatu yg terlupakan nehhhh… *minyak tanah!!

  7. 21 Januari 2009 09:50

    @kevin

    bukan ndak, tp belum :mrgreen:

    @eMo

    oh iya tuh… terlupakan juga :mrgreen: karena dah dapet seliter 6500 😀

  8. 21 Januari 2009 09:53

    Namanya juga Republik Mimpi..siapa yang mau lanjut mimpinya..he..he..salam.

  9. 21 Januari 2009 11:38

    barangkali sudah lupa kalau dulu sekali naik langsung melangit, tiga kali turun belum terkejar

  10. 21 Januari 2009 14:48

    @AriE

    hehe.. iya kali yaks… tp masa mau hidup dialam mimpi terus?

    @pak sunarno

    itu dia pak… klaim dan alasan yg aneh serta mengada-ada 😐

  11. 23 Januari 2009 03:37

    giliran naikin, si SBY ngunpet… giliran nurunin baru SBY ngomong di depan corong tengan bangganya… hhuhuhu

  12. 23 Januari 2009 07:05

    @ichanx

    pemimpin bangsa ini sanggupnya keluar bila memberi kabar gembira semu , padahal itupun demi citra pencapresan 2009 😐 menyedihkan…

  13. 30 Januari 2009 20:03

    Pak Soethan (Demokrat) kemarin mengaku bahwa pemerintah memang membuat kebijakan pada rakyat seperti yoyo..
    Di naikkan tinggi-tinggi, lalu diturunkan secara bertahap…Itupun masih jauh dari harga yang sepantasnya.

  14. 2 Februari 2009 20:06

    @ech

    Iya bener-bener permainan politik kotor.. jd semakin antipati sama pilpres langsung 😐

    * komen situ kok masuk spam ya?

  15. 3 Februari 2009 01:01

    Justru itu, saya masih binggung. Udah seminggu ini, komentarku ke selalu masuk spam, bahkan saya coba komentar blog-ku sendiri tetap di-spam??
    Kira-kira tahu gak solusinya? 🙂
    Sudah saya tulis keluhannya di Kok Komentarku Kena Spam??
    Thanks

  16. 3 Februari 2009 19:13

    @ech

    coba konfirm ke team wordpressnya…

  17. 5 Februari 2009 18:51

    Rakyat jadi ‘simalakama’, pilih salah, tidak memilih juga salah…
    Namun, saya meyakinin bahwa melalui media wordpress ini, kita dapat berbagi hal-hal yang dapat menumbuhkan semangat baru Indonesia dalam 10-20 tahun mendatang. Disamping kita berharap, mereka-mereka (tokoh-tokoh nasional) terus mengedukasi kita dan terus berbuat demi terbentuknya wahana yang tepat bagi ‘benih-benih’ inovasi bangsa ini.
    Btw,terima kasih atas masukannya pada Kok Komentarku Kena Spam??. Akhirnya saya sudah sembuh dari spam.
    Thank yah…

  18. 6 Februari 2009 07:16

    @ech

    ya semoga gerakan-gerakan dan opini demi perbaikan bangsa ini bisa menjadi stimulus utk kemajuan negeri ini..

    sip klo dah di despam oleh wp nya.. semua pasti ada solusinya 😀

  19. 12 Februari 2009 21:41

    Sekarang Premium dan Solar Alhamdulillah udah turun…

  20. 13 Februari 2009 16:44

    @Rahmat

    Lebih alhamdulillah bila diangka 3800 / liter 😀

  21. 13 Februari 2009 18:06

    Ya saya jg berharap lbh murah. Kenapa kok patokannya 3800?
    Berdasarkan perhitungan ekonom ya?

  22. 14 Februari 2009 06:36

    @Rahmat

    Dengan harga kembali ke 4500 / liter pemerintah bisa untuk 2 trilyun lebih.. aneh aja masa pemerintah kok mengambil untung dari kesulitan rakyat, sungguh tidak bisa dimengerti.

    Klo dari itung2an para ekonom, harga keekonomian BBM itu diangka 3800 / liter, begitu 😀

  23. 16 Februari 2009 22:22

    O gitu.. berarti benar kan saya berdasarkan itungannya ekonom 🙂
    Saya jg srg lht debat2 gt di TV ^^

    Ya asal ga di korup aja dan dimanfaatkan utk kemakmuran rakyat, saya sih OK2 aja Mas.
    Yang ga ikhlas tu klo di korup 😀

  24. 17 Februari 2009 09:46

    @Rahmat

    Iya setuju klo mang keuntungan dari BBM itu kembali untuk kesejahteraan rakyat, tapi seringnya masuk ke post dana yg salah dan itu bikin sakit hati, apalagi DPR ada rencana bikin Gedung Baru lagi.. Beuh… * muak *

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: