Skip to content

DHCP dan Hotspot server dengan Mikrotik

17 Juli 2008

Sebenarnya sudah banyak sekali tutorial tentang hal ini, tapi berhubung saya ini pelupa dan kebiasaan malas mencari referensi, padahal mbah google sudah siap sedia dengan segala senjatanya. (*padahal yg saya bikin ini juga dengan bantuan mbah google ๐Ÿ˜€ *)

Ok, saya coba jabarkan bagaimana membuat hotspot dengan menggunakan mikrotik ini. kalau saya lihat ternyata amat sangat simple konfigurasinya.

Baik, langkah pertama yg harus dilakukan adalah mengkonfigurasi supaya mikrotik terkoneksi ke internet dan client yg terkoneksi ke mikrotik juga sudah bisa terkoneksi ke internet, disini kita membutuhkan dua interface ( LAN card di mikrotiknya), ilustrasi :

* Interface ether2: LAN untuk jaringan lokal dengan ip 192.168.1.1/24 yg nantinya akan dijadikan Gateway bagi client mikrotiknya.

* interface ether1 untuk koneksi ke internetnya dengan Ip 172.20.108.107/24 yg nantinya akan dijadikan sebagai ip address untuk translasi (NAT)

Proses Installasi dengan menggunakan cd :

Sebelumnya ada requirement yg harus dipenuhi, paling nggak spek standartnya adalah, IP3 atau lebih tinggi, HDD 4 GB ato lebih tinggi dan RAM 128 above serta LAN card 2 buah.

  1. Boot option pada biosnya dirubah ke cdrom, restart
  2. Keluar menu installasi, maka tekan huruf “a” untuk select all ato menginstall semua paket yg ditawarkan oleh mikrotik, lalu setelah itu tekan huruf “i” untuk menginstall.
  3. Berikut akan ada pesan : continue? di yes dan bila ada pesan : keep old configuration, di tekan no saja dan akan langsung melakukan format HDD dan installasi mikrotiknya.
  4. Setelah selesai dia akan reboot dan masuklah ke bios dulu dan pilih boot from HDD. setelah itu akan masuk ke sistem mikrotik pertama kali, akan ada pesan check disk, di yes aja.
  5. Berikutnya akan masuk ke tampilan awal mikrotik, user password standart adalah : admin dan passwordnya :<blank> atau kosong.

hanya perlu memakan waktu kurang lebih 10 menit, installasi mikrotik sudah selesai dilaksanakan.

Konfigurasi Awal :

* pertama dicek apakah interface sudah terdeteksi kedua-duanya, perintahnya :

[admin@MikroTik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500

bila sudah ada dilanjut ke penambahan ip address dengan perintah :

[admin@MikroTik] > ip address add address=172.20.108.107/24 interface=ether1

[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether2

lalu dilihat lagi hasil penambahan ip address dengan perintah :

[admin@MikroTik] > ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.1.1/24 192.168.1.0 192.168.1.255 ether2
1 172.20.108.107/24 172.20.108.0 172.20.108.255 ether1
sudah terisi semua ip addressnya.

langkah berikut menambahkan gateway supaya mikrotik bisa terkoneksi ke internet, dengan cara :

[admin@MikroTik] > ip route add gateway=172.20.108.1

dan dilihat hasilnya dengan perintah :

[admin@MikroTik] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic, C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.20.108.0/24 172.20.108.107 ether1
1 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.1 ether2
2 A S 0.0.0.0/0 r 172.20.108.1 ether1
terlihat di kolom gateway sudah terisi IPnya dan ada huruf “r” yg mengindikasikan running

test ping gateway untuk memastikan sudah terkoneksi ke gatewaynya dengan indikasi reply :

[admin@MikroTik] > ping 172.20.108.1
172.20.108.1 64 byte ping: ttl=64 time=1 ms
172.20.108.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.5/1 ms

sudah sukses brarti ping ke gateway berhasil, selanjutnya setting DNS dan DNS servernya sekalian :

[admin@MikroTik] > ip dns set primary-dns=172.20.108.1 allow-remote-requests=yes

Nah ada tulisan : allow-remote-requests=yes itu menandakan dns server mikrotiknya sudah jalan juga.

lalu test ping ke domain internet, misal ke yahoo :

[admin@MikroTik] > ping http://www.yahoo.com
87.248.113.14 64 byte ping: ttl=34 time=397 ms
87.248.113.14 64 byte ping: ttl=34 time=398 ms
13 packets transmitted, 13 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 397/400.3/413 ms

okeh BERHASIL, mikrotik sudah dalam kondisi terkoneksi ke internet, nah tahap berikutnya adalah mengkonfigurasi supaya si mikrotik berfungsi sebagai router dan melayani request internet dari clientnya. karena pada dasarnya salah satu dari keuntungan jaringan komputer adalah internet sharing, jadi bila sudah ada 1 pc yg terkoneksi ke internet, maka pc-pc lain bisa terkoneksi ke internet lewat pc yg sudah terkoneksi tadi dalam hal ini adalah mikrotiknya.

Karena di awal kita sudah mendefinisikan atau membuat blok ip untuk jaringan lokalnya, maka yg dilakukan dirouter mikrotik adalah mentranslasikan (NAT) request dari Client yg punya gateway di ip 192.168.1.1 supaya bisa ke internet lewat router mikrotiknya, prosesnya dan caranya ada disini :

[admin@MikroTik] > ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.1.0/24 out-interface=ether1 action=src-nat to-addresses=172.20.108.107

diliat hasilnya dengan perintah :

[admin@MikroTik] > ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 src-address=192.168.1.0/24 action=src-nat to-addresses=172.20.108.107 to-ports=0-65535

dan setelah itu coba pc client untuk browsing.

DHCP server

Nah itu diatas adalah settingan mikrotik sebagai router, kita bisa juga membuat supaya si mikrotik berfungsi menjadi DHCP server, bagaimana konfigurasinya? berikut langkah-langkahnya :

1. Membuat address pool

ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.100

2. konfigurasi dhcp-servernya

ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.1
2. Tentukan interface yang dipergunakan dan aktifkan DHCP Server, dalam hal ini interface yg dipakai adalah interface arah LAN :

ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

[admin@mikrotik] > ip dhcp-server print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2

Karena masih silang ( disable dhcp servernya ) silahkan di enable dengan perintah :

[admin@mikrotik] > ip dhcp-serverย  enable 0 lalu enter.

dan dhcp server sudah berfungsi, simple bukan?? ๐Ÿ˜€

Hotspot Mikrotik :

Hotspot diperlukan bila dalam jaringan kita menghendaki adanya authentifikasi user dan password saat user akan mengakses (browsing) ke internet.

berikut langkahnya :

masuk ke tab ip — hotspot

lalu ikuti langkah-langkah seperti gambar dibawah ini :

lalu langkah berikutnya :

dengan mode : next saja, dilanjut :

DNS di isi sesuai DNS server yg kita punya ๐Ÿ™‚

DNS name di kosongkan saja dan untuk hotspot user bisa diisi sesuai kebutuhan kita ๐Ÿ˜‰

Ada 6 jenis autentikasi Hotspot mikrotik yang berbeda dalam profile setting, jenis autentikas tersebut adalah : HTTP PAP, HTTP CHAP, HTTPS, HTTP cookie, MAC address, Trial

Ditest di PC client maka saat akan browsing maka akan muncul jendela login seperti berikut ini :

Dengan diwakili gambar sudah cukup jelas informasinya dan untuk lebih jelasnya bisa buka kota internet.

Demikian konfigurasi mikrotik nya, semoga bermanfaat.

Sumber bacaan :

kota internet

arhamlawawordpress

mikrotikdotcom

balivisual

Iklan
43 Komentar leave one →
  1. 17 Juli 2008 21:10

    Waaaa….. nyerah ah klo ngomongin beginian… secara saya orang paling gaptek… huhu…
    Wah, caknyo kau nie pacak ngomong Palembang yo? Hue he he….
    Haloscan udah bener tuh di blog saya… komen kamu juga dah nongol kok…

  2. 17 Juli 2008 23:26

    Busyet, dah.
    Bukan konsumsi sayah negh…

    ***soale mau nge block Inet biyar ndak isa browsing ajah ndak becus-becus… ๐Ÿ˜†

  3. 18 Juli 2008 09:22

    @ayuk

    hehe.. ayuk nih sukonyo merendah cam tu.. ๐Ÿ˜€

    wah syukur klo haloscannyo lah sehat yuk… makan-makan brarti.. hahaha

    @Om President

    haha… nyerah ya pak? kekek.. mo jadi presiden ituh harus multi talent ๐Ÿ˜†

    saya dukung om mbel jadi presiden dah.. buat bannernya aje.. saya pasang dan sebarluaskan paham sesatnye :p

  4. 18 Juli 2008 09:46

    roaming woooy..!
    wong kito kopdarrr

  5. 18 Juli 2008 10:14

    Ayo makan2? Sapa takut, tapi kau tuh ke Jakarta lagi ya…
    Eh, bener lho saya itu gaptek, blog aja modalnya dibuatin orang… hue he he…

  6. 18 Juli 2008 10:31

    @ayuk

    ke jakarta ya ? ๐Ÿ˜• *thinking*

    tunggu panggilan kerja kayaknya yuk, baru deh berani ke jakarta, klo sengaja maen.. takut nyasar hahaha

  7. 18 Juli 2008 10:55

    Waaaa…. ngapain takut? Kan ada preman pasar di Jkt…. kekekek….

  8. 18 Juli 2008 11:11

    @Ayuk

    hekeke.. bener yaks… minta perlindungan pengamanan sama preman tanah abang ๐Ÿ˜†

  9. 18 Juli 2008 19:09

    kaliyan wong kito galo ato wong kito gelo???
    enak saja menggunjingkan dirikuh.. huh!
    *menghubungi poltak raja minyak dari medan untuk bikin somasi*

  10. 19 Juli 2008 09:40

    @novee

    hahaha.. yg mpunya tanah abang dateng..

    *kaburrrr*

  11. Sir Arthur Moerz permalink
    19 Juli 2008 11:04

    haduh… saya ndak ngerti…

  12. 19 Juli 2008 17:56

    ctrl + p ๐Ÿ˜†

  13. 20 Juli 2008 03:49

    wah, kendal masih langka hotspotnya, mas dobelden. soal2 beginian aku jujur saja sangat gaptek, hiks. makasih infonya, mas.

  14. 20 Juli 2008 14:00

    hore dapet ilmu baru……ini nich enaknya blog walking

  15. sienutama permalink
    20 Juli 2008 19:41

    bagus sekali dan mudah dipahami

  16. 21 Juli 2008 10:09

    @Moerz

    haha.. belum umurnya kalii hihihi ๐Ÿ˜›

    @deanet

    heh? ctrl+p kemana?? ๐Ÿ˜€

    @Pak Sawali

    Nah karena langka pak sawali aja yg jadi pioner nya ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜€

    @cinker

    seep dech moga bermanfaat ๐Ÿ˜‰

    @sienutama

    thanks ๐Ÿ˜‰

  17. 21 Juli 2008 15:09

    coba skrg pak dhe tekan ctrl + P :mrgreen:

  18. 21 Juli 2008 15:42

    ya emang mau aq print .. ๐Ÿ˜† …
    waks.. pak u online sekarang to ??

    mintak ym ada ??

  19. 21 Juli 2008 16:25

    mikrotik yah? hmmm… keknya kenal.. *mikir.. pernah ketemu dimana yaks,,?
    -klo ketemu salam yah- ๐Ÿ˜‰

  20. 21 Juli 2008 21:24

    @deanet

    oalah ndadak di print barang :p id ym sama dengan id blog

    @eMo

    weks… tenane ? meh disalamke po? ono upah e tapi.. ๐Ÿ˜€

  21. 22 Juli 2008 14:47

    Hue he he he he, baru baca komennya Novee diatas tuh… Secara preman gak boleh nolak klo ada yg cari perlindungan, tul gak?
    Oh ya, ke Jkt yuk Den, tanya Novee deh…. (off d record, he he..)

  22. 22 Juli 2008 16:52

    @Ayuk

    iya tuh.. simpok gak mau dimintai perlindungan.. huhuhu..

    siap yuks.. info dah sampe ๐Ÿ˜€

  23. 22 Juli 2008 18:27

    komplit…plit…. sekalian gw tambahin tmpt free hotspot di jkt… pernah gw posting… cari aja ye…. he…he…

  24. 22 Juli 2008 18:37

    Payooo….. atur bae yo jadwalnya….

  25. 22 Juli 2008 18:56

    Kyaaaa pusing bacanya hihihi saya juga dulu pernah mau bikin biling hostpot nih cuma gagal total hahaha mungkin bukan bidangku kali yach… padahal dulu pernah ada tugas kuliah saya kebagian ngebahas DHCP ini hihihi… kalo pemograman dan jaringan biasa sih mungkin masih bisa tp kalo berhubungan dengan Mikrotik… nyerah dech

  26. 22 Juli 2008 19:48

    weleh… salam doank aja ndadak minta upah… upahnya apa? klo kelarangen ga jadi aja deh,, ntar tak salamke dewe..

  27. 23 Juli 2008 09:10

    @masenchipz

    hehe.. komplit pake telor ๐Ÿ˜€ , klo list hotspot jogja ada gak ? hehe

    @Ayuk

    siap juragan hehe..

    @Zalukhu

    hihi… baca sambil dipraktekkan lebih mantep nih kayaknya ๐Ÿ˜‰

    @eMo

    ya mending salam dewe wae kekeke

  28. dheRi permalink
    23 Juli 2008 17:49

    weee…..mas den mantaff tutorialnya
    mumpung mampir…numpang copy yo mas den…!!

    soalny yg kmren ak g nyatat…!!

  29. 23 Juli 2008 18:26

    jadi inget waktu kemarin ujian wireless… wekekekek

  30. 23 Juli 2008 19:28

    @dheRi

    hehe.. mari silahkan dimanfaatkan ๐Ÿ˜€

    @fenny

    hehe.. trus hasil dari ujian apa? ๐Ÿ˜€ nilainya mantep dong yaks ๐Ÿ˜€

  31. Pujianto permalink
    1 Agustus 2008 23:44

    assalamualaikum

    Kang. Kalau hotspotnya kita buat username dan passwordnya secara acak / random gimana? Dan perlu alat tambahan ap? Misalnya itu butuh database server ga? Demikian. Makasih… Tengkyu :D:D:D salam lucu

    wassalamualaikum

  32. 2 Agustus 2008 11:04

    @Pujianto

    dulu sih pernah ada aplikasi di linux, namanya chillispot, tp kayaknya klo di mikrotik gak bisa random ๐Ÿ™‚

  33. 5 Desember 2008 09:27

    terima kasih ya atas informasi nya ya,,,,,

  34. 5 Desember 2008 14:14

    @willyam

    sama-sama semoga bermanfaat ๐Ÿ˜‰

  35. 18 Mei 2009 20:41

    belajar cisco bareng yu’? disini aja

  36. 19 Mei 2009 09:17

    @andrez

    wah boleh tuh

  37. 21 Oktober 2009 18:39

    thanks 4 sharing!!

  38. 22 Oktober 2009 20:36

    @awik

    Sama-sama.. semoga bermanfaat..

  39. 27 September 2012 18:02

    Thatโ€™s what i call โ€œgreat postโ€. Thank you so much.

  40. 14 Februari 2013 13:54

    โ€œDHCP dan Hotspot server dengan Mikrotik ซ Another side about
    meโ€ was a remarkable blog post. If merely there was a whole lot
    more blogs similar to this amazing one on the actual cyberspace.
    Anyway, thank you for ur time, Inez

  41. 25 November 2013 10:25

    apo bedanya ya kalo DHCP Client dengan DHCP server untuk hotspot mikrotik ? please help

  42. 26 November 2013 18:18

    @itankjs : bedanya klo DHCP Client brarti mikrotiknya jd client dari router/server dhcp, klo DHCP Server, Mikrotiknya yg menjadi penyedia IP otomatis yang dipakai oleh Clientnya

Trackbacks

  1. Bookmarks about Domain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: