Cara Mengendarai Motor yang Aman dan Nyaman
Sebagai motoris yang setiap harinya berangkat pulang kerja menggunakan Roda Dua/Motor selalu berusaha mencari cara dan berkendara dengan aman dan nyaman, atau istilahnya adalah Safety Riding.
Namun sekarang juga ada kampanye Preventif Riding yaitu menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari Kesiapan kendaraan/motor, Kesiapan bahan bakar, Kesiapan diri dan peralatan untuk dipakai selama berkendara agar selamat dan enak dalam perjalanan.

Pemicu Kecelakaan
Tapi harus diingat juga, bahwa ketertiban dan kehati-hatian kita dalam berkendara yang utama adalah untuk keselamatan diri, dan tidak harus menjadi emosi tinggi ketika ada orang lain yang tidak berkendara dengan baik, entah karena ketidaktahuan atau karena punya nyawa dobel, yang namanya dijalan raya adalah areal yang super duper berbahaya dan full warning. Saya sendiri mempunyai pengalaman yang tidak mengenakkan ketika kejadian diprempatan lampu kuning ( krn sudah larut malam ) kendaraan dihantam dari arah berlawanan sehingga adik kandung sayapun menjadi korban dan harus dirawat di RS seminggu, dan banyaknya traffic lights yang hanya jadi pajangan saja.
Berikut saya temukan tips berkendara ala Mick Doohan yang diposting detikoto yaitu :
1. Siapkan jarak dengan kendaraan depan. Jarak minimal dengan kendaraan di depan bisa diukur dengan aturan hitungan waktu 2 detik. Jadi jika sesuatu terjadi di depan kita, kita bisa bereaksi dengan tepat dan keluar dari masalah.
2. Ketika harus menyelip-nyelip di antara kendaraan, selalu asumsikan kendaraan di depan tidak tahu motor Anda akan masuk di antara celah-celah sempit. Jangan mengharapkan kendaraan tersebut tahu kalau motor yang Anda kendarai akan menyelip.
3. Blind spot merupakan masalah besar bagi pengendara motor. Apalagi dengan spion yang kecil dan menggunakan helm, akan lebih banyak banyak blind spot. Selalu menengok ke kiri dan kanan khususnya ketika mengganti lajur, atau memutar balik.
4. Anggap diri Anda tidak kelihatan. Berkendara lah seperti pengendara lain, pengendara sepeda dan pejalan kaki tidak melihat Anda.
5. Ketika mendekati perempatan jalan atau berkendara di jalanan padat, untuk menghentikan laju motor dengan cepat bisa menggunakan rem depan.
Mari nikmati perjalanan berkendara dengan aman dan nyaman serta membuat nyaman pengendara lain..


Coba terapkan tips di atas di Cibeber hahaha
)
nikmati bukit, jembatan gantung dll
Kalau yang agak datar, ke Sindangbarang susur pantai
pasti manstabs hehe
@goop cieee yang udah punya kenangan di cianjur selatan
ayo ke cianjur lagi
nggak ada tips bawa kelengkapan surat-surat kendaraan ya?
padahal bisa jadi orang kebut-kebutan dan awur-awuran di jalan justru karena dikejar polisi lho!
terima kasih tipsnya…
saya juga pengendara roda dua
salam kenal dari Pontianak mas
@sangnanang : wah klewat kang haha, harusnya itu masuk di spesifikasi Preventif Riding, persiapan segala hal terkait berkendara kang
@honeylizious : Salam kenal sesama motoris
Kl di merauke, mobil yg sedang berhenti di lampu merah jg bisa ditabrak ma motor….coz, mereka gak sadar kl lg mabok, …lucunya, stlh ketabrak, masih bisa berdiri,dan nuntun motornya qiqiqiqi…….yang nyebelin, di jkt byk pengendara motor yg malez injek rem kl ada mobil yg mau belok dr arah depannya…..mereka lbh suka banting motor ke belakang mobil dan motong jalur berlawanan…error.com!!
@sakgelemku : jd inget cerita teman yg dipapua, helm dan rem jarang berfungsi
kalau jakarta sih dah ga heran…
mas dobelden hebat,,,
wz pirang tahun mas, nggawe wordpress’e ?
@ibenu :: klo WP sih dr april 2007, klo ngeblog dr 2005
terimakasih nie infonya
saya juga salah satu pengguna motor
salam,
@Baju Bali : sip.. mari galakkan preventif riding
mari kita jaga ketertiban di jalan raya..
by wong pantura..
^_^
@nana pratama : be carefull di pantura
krn harus bener-bener ekstra hati-hati
ok mas bro,\…
pasti setiap hari mas online ya ?
btw mas namana siapa sih ?
dan alamatnya mana ?
kerja apa kuliah mas ?
hehehe maaf ya mas, malah jadi kaya polisi aja, nanya” mas