Bapak Penjaga Parkir yang Ramah
Saya terkadang ( tapi sering )
ketika memarkir kendaraan adalah melihat apakah ada tukang parkirnya atau tidak, bila ada maka berusaha parkir ditempat tanpa tukang parkir tapi aman, misal di Masjid atau diperbankan, Alasan utama saya malah parkir yang ada tukang parkirnya adalah karena kerja dari mereka yang tidak mengenakkan kita sebagai orang yang menggunakan area parkir, Sebagian besar tukang parkir yang saya lihat adalah :
- Tidak mengarahkan untuk parkir diarea mana, pengendara dibiarkan untuk memilih tempat parkir.
- Tidak menyediakan space bila parkir sedikit penuh dan pengendara harus mengatur dan menggeser sendiri motor, demikian saat keluar parkir.
- Hanya memasangkan karcis dimotor tanpa memberikan karcis ke pengguna parkir.
- Sigapnya hanya ketika pengguna parkir keluar area dan meminta bayaran, mengatur lalulintas? boro-boro, langsung ditinggal ke tempat duduk kembali.

diambil dari sonydesign.wordpress.com
Nah itu diatara list minus yang saya lihat. Namun pikiran negatif terhadap tukang parkir itu musnah ketika suatu saat saya dan rekan2 parkir mobil didepan rumah makan padang didaerah Pasar Ciranjang Cianjur, ketika mobil datang sang petugas dengan sigap mengarahkan dengan komando-komando yang enak didengar dan terarah sehingga mobilpun terparkir dengan nyaman, Setelah selesai kita makan siang, saat akan beranjak pergi, petugaspun dengan sigap mengamankan area yang akan dilalui oleh mobil kita, dan ketika mengarahkan terucap kata : “Bismillahirrahmanirrahim” dengan khusuk dan mengatur lalulintas pun dengan santun dan penuh senyum, sungguh petugas parkir yang menikmati pekerjaannya, Subhanallah, dan kita pun tidak sungkan memberikan uang parkir yang lebih dari biasanya.
Pekerjaan akan terasa nikmat dan indah bila ditekuni dan disyukuri.


Luar biasa, memang kebanyakan Tukang Parkir baru tergopoh2 saat kita akan meninggalkan lahan mereka. Dan setelah kita membayar parkir, mereka-pun tergopoh2 meninggalkan kita. hehe…
@Yudha : hihi.. ternyata mengalami hal yang sama…
kemarin pas di main di jec, tkg parkirnya lumayan baik.
meski masih muda2 dan garang2.
sempat juga menyelamatkan kunci motor yg tertinggal di jok.
haha…
Kisah inspiratif…..banyak orang keren di sekitar kita
Sangat layak bila kita mengapresiasinya
@Maey Moon : Nah itu wajib, palagi biaya sekali parkir 2000 perak
@Bukik : Mari perbanyak jumlah orang baik, seperti layaknya menghilangkan konten negatif dgn perbanyak konten positif hehe
bersyukur atas apa yang sudah ada/sudah kita miliki….salam kenal
Saya malah lbh baik pilih valet kl di mall dan gak jadi pergi naik mobil kl dirasa parkirnya rame,penuh,sulit,paralel….lbh enak naik motor, kl pun lecet ,hati gak ikut mendem mangkel……kl mobil, duh mpe 1 bulan jg hati msh sebel mikir gara-gara parkir mobil beset…..lebay ya….
@sakgelemku : klo aku punya mobil sih, bawa pengawal