Kesehatan Itu Mahal : Swadaya Rakyat Mencari Dana Kesehatan
Sebenarnya ini berawal dari kisah bilqis yg menderita Atresia Bilier dan mengharuskan sang bocah 17 tahun itu menjalani transplantasi hati, yg membuat tercengang adalah biaya yg harus dikeluarkan diangka 1 Milyar, bener2 biaya yg MAHHALL.
Aku sih kurang ngertilah soal aliran uang kesehatan bagi rakyat indonesia ini seperti apa, dan apakah tidak ada pengecualian, sudah ada sih program askeskin yg diganti jamkesda, tapi sepertinya itu hanya untuk berobat rutin dan “biasa” saja kalau hitungan sudah jutaan apalagi Milyar kayaknya sudah tidak ada tanggungan ( Sok tahu ).
Jadi inget jamannya Pemerintah Orba, Dokter dan perawat indonesia menjadi duta ke Malaysia untuk menjadi tenaga trainer atau apalah untuk membantu menata dunia kesehatan disana, tapi selang berapa lama kita menjadi negara tertinggal di bidang perhatian Pemerintah terhadap kesehatan warganya, dan sindiran Iwan fals sejak tahun 80an dan sampe skr masih kerasa ““hai.. modar aku// hai… modar aku// jerit si pasien merasa diremahkan//” , Skr Sakit itu hanya untuk orang kaya, kalau miskin dilarang sakit mungkin seperti itu ungkapan yg banyak keluar.
Kembali lagi ke soal ketidakmampuan orangtua bilqis menanggung biaya operasi sebesar itu, sehingga ada ide untuk membuat Koin Cinta Bilqis terinspirasi dari Koin Peduli Prita tempo hari, dan sungguh luar biasa kepedulian Rakyat indonesia terhadap penderitaan Bilqis dan tidak perlu menunggu lama uang sebesar 1 Milyar sudah dikantongi dan sang bocahpun sudah siap melakukan Operasi, dan ternyata setelah kasus bilqis keluar kepermukaan, bocah2 malang yg mengidap penyakit Atresia Bilier mulai bermunculan, mereka juga mengandalkan media televisi dan media online untuk mengharapkan bantuan bagi kesembuhan, bila diwaktu seperti ini Pemerintah ( depkes : red ) mempunyai ide untuk membantu bocah2 ini dari sakitnya rasanya belum terlambat, lebih baik jadi pahlawan kesiangan daripada menjadi Pemerintah yg tidak peka terhadap penderitaan rakyat.
Kekuatan media untuk memblow up suatu keadaan semakin massif dan ternyata masih banyak orang baik di negeri ini, tapi jangan sampe perannya menggantikan peran pemerintah untuk mengayomi dan mensejahterakan rakyatnya.
Semoga bocah2 malang yg sakit itu segera diangkat sakitnya dan diberi kesembuhan.. amin..



makanya, jangan sakit dong… sakit itu juga mahal
@k Anto : Hooh kang nek wes sakit, meh sehat e larang
Kesehatan itu….. keseimbangan…. Iya to mas….
kalo sakit itu mahal berarti saya sudah kaya dong, saya aja bisa membeli 3 penyakit
@Nahdhi : iyaps betul ituh… :shakehand:
@Oglek : weleh nek penyakit ki rasah di borong dewe.. kekeke..
wuihh… kemajuan nih.. yg dikutip lagunya iwan fals. bukan dangdut,, hihi
@eMo : iwan fals mah kan OI banget… bukan jazz :p
Emang to kang, sehat kui mahal
sekali suntik puluhan ribu keluar dari dompet
@Gus Ikhwan : Hooh, mahal suntikanne