Mudik Asik 2009
Tahun ini ada kesempatan kembali buat mudik ke cianjur dan sukabumi sekaligus. Mudik start tanggal 21 September 2009 ( 2 Syawal 1430 H ) asumsi awal sih karena saat itu belum masuk suasana arus balik jadi diperkirakan masih sepi dan nekat ambil jadwal kereta yg jam 12.10 siang.
Pagi Seninnya berangkat jam 8.15 dari Salatiga tujuan Jogja dengan Shogy, selang 1.45 jam sudah sampai ke jogja. Mampir sementara ke Lempuyangan untuk memastikan jadwal keberangkatan kereta pasundannya, di info sama mbak2 petugas parkir jadwalnya 12.10 Wib, oke deal waktunya.
Pulang ke rumah buat persiapan bawa barang2 yg utama tentunya Salin selama 2 hari di Cianjur dan Sukabumi, kelar persiapan meluncur lagi ke Lempuyangan parkir nginap 3 hari = 6.000. Ke loket buat beli tiket Yogyakarta – Bandung = 24.000 dan tertera jelas di situ keberangkata pukul 12.10 WIB dan sampai bandung 22:18 WIB, dengan jadwal seperti itu diperkirakan tengah malam sudah sampai Cianjur.
Eh baru juga santai lesehan Pemimpin perjalanan kereta api dah woro-woro :
Para penumpang yg berbahagia, kereta pasundan Surabaya gubeng – Kiara Condong mengalami keterlambatan, saat ini sedang berada di posisi sragen, diperkirakan sampai Lempuyangan pukul 13:45.
Gubrak.. nunggu 2 jam lagee.. ckckckck.. tapi tetap harus sabar karena namanya jga kreta ekonomi
. Sambil nunggu bercengkrama dengan rekan perjalanan yg akan ke tasikmalaya dan sambil terkantuk-kantuk. Eh perkiraan situasi Stasiun lowong di hari ke-2 lebaran ini mleset, karena ternyata sudah mulai padat tuh lempuyangan dan alamat bakalan padet didalam kereta.
Tepat pukul 13:50 an Kereta yg ditunggu sudah datang dan betul saja sudah madet full person di dalam keretanya, perbandingannya yg turun 1 orang yg naek 10 orang
. Tapi karena telah beli tiket tetep kudu maksa masuk dan terus merangsek ke tengah gerbong dengan harapan di sana akan ada penumpang yg dari surabaya akan segera turun di statiun selanjutnya. Dan alhamdulillah ternyata ada 2 rombongan dari surabaya yg akan turun di Kutoarjo.. fyuhh leganya, brarti hanya berdiri sekitar 2 jam-an sudah bis duduk dengan nyaman sampai di bandung.
Setelah dua jam berlalu akhirnya bisa dengan nyaman duduk, tapi itu tidak berlangsung lama.. karena perut sudah tidak bisa diajak kompromi
*nasib rakus lebaran makanan bersantan* berbekal 1 botol air mineral saya memberanikan diri ke toilet kereta, tapi apa lacur 4 toilet di 2 gerbong yg saya cek semuanya berisi manusia yg sudah dengan nyaman menata toilet menjadi ruang pribadi yg nyaman. ketika di usik untuk di tempati sebagai Toilet sesungguhnya mereka merasa amat sangat keberatan dan berbagai alasan, terpaksa hasrat alam ini di tunda sampai waktu yg tidak bisa di tentukan. Namun pada akhirnya pertahanan jebol juga, persis di statiun Karangayar kebumen saya turun dan barang saya bawa semua, Segera Ke toilet dan menyalurkan hasrat, Legaa… walau dengan resiko kereta yg saya tumpangi sudah say gutbay… terpakulah saya di statiun karangayar..
Bermodal sok PD karena hari masih sore, saya masih ada harapan akan adanya kreta berikutnya ke Bandung, atau sialnya ikut yg ke Jakarta pasar senen dan dari sana ngebis ke Cianjur.
Di ruang tunggu saya sempat berbincang dengan seorang Bapak dengan tujuan jakarta, info dari beliau akan ada kreata dari kutoarjo – jakarta jam 19.00 WIB, pikirku masih ada kesempatan buat terus mudik nih.
Tapi saya tetap nyari informasi untuk kereta yg lewat bandung selain yg jurusan Jakarta itu juga selain Kahuripan yg tentunya akan nyampe karang anyar jam 11 malem-an, kelamaan nunggu. Alhamdulillah Info dari petugas statiun akan ada kereta pasundan lebaran #2 sebagai tambahan dan sudah dalam perjalanan dari kutoarjo menuju karanganyar, fyuh bersyukur sekali masih ada kereta yg menuju bandung.
Tepat jam 17.39 Kreta pasundan Lebaran #2 nyampai juga, dan Subhanallah.. Lowong sekali kereta ini, jadi bisa leluasa pilih tempat duduk.
Perjalanan Karanganyar – Bandung di lalui dengan terkantuk-kantuk di kereta, tak terasa Tepat Pukul 02:00 Sudah sampai di Kiaracondong, FYI kereta pasundan ini stop terakhirnya di Kiaracondong tidak seperti kahuripan yg stop terakhir di Padalarang.
Kiaracondong lanjut ngangkot ke Leuwi Panjang dengan ongkos 5000 perak dengan pemandangan sepanjang jalan Bencis2 menunggu langganan… :berbusa: .
To Be Continue…




Wah aku ra ono istilah mudik je. Mosok to aku meh muni mudik seko Jogja balik Magelang (wis mben minggu je).
belum terlambat kan ? Taqaballahu minna wa minkum Mohon Maaf Lahir Bathin
mohon maaf lahir bathin.
met lebaran
brarti saya lebih beruntung, tak ada harus menunggu antrian, jalanan juga lancar-lancar saja
@nahdhi
makane muleh e setahun pisan, lak kroso mudik
@ajengkol
Taqobbal yaa kariim… maaf lahir bathin juga mbak..
@suryaden
Posting telat kie…
. lebaran sudah berlalu hehe
@sunarnosahlan
Wah mesti leh mudik diluar jadwal kepadatan hihi
kebalikan diriku dulu yah? mudiknya dari cianjur ke boyolali
@soewoeng
hihi… itulah menungsa mung ijolan panggon urip
ha…??? mudik sama bencis-bencis?
@siponang
ih dek ponang bacanya mlumpat-mlumpat sih.. :p
sip atuh pulang kampung nya
nek mas nahdi joga – mgl kuwi seje mudik….. jenenge nglaju heheheheheh…
@eko
Sip awake olahraga
. oh iyo istilah nahdi ki nglajo.. kekeke.. ampuh tenan
dan akhirnya ketika hari raya itu selesai, maka kita akan kembali ke jalan raya yang sesak dan wajib bergumul dengan semua aktivitas yang selalu lebih memilukan dari pulang kampung.. meski jalan raya lebih lengang dan pendek dari pada pulang ke kampung halaman…
@nengratna
untungnya saya balik melawan arus balik arah jakarta.. jadi tetep lowong