Issue Basi : BLT dari Duit Utang Luar Negeri
Gaung Pilpres sudah rame, seiring di ketuknya deklarasi kampanye damai yg sempat di undur-undur karena menyesuaikan jadwal incumbent, yang paginya harus meresmikan jembatan suramadu karya anak bangsa dari utang China..
Dalam pemilu ini ada 2 Calon incumbent yg bertarung dan 1 Calon mantan Incumbent, Saat ini isu yg santer adalah Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Jalan Tengah, dan ada issue yg masih terus di gulirkan adalah terkait dengan kebijakan BLT karena efek dari Menaikkan Harga BBM tempo lalu, Pemerintah saat itu beralasan menaikkan harga BBM karena faktor Penyesuaian dengan Harga Minyak Dunia dan Untuk menekan Defisit APBN, juga untuk menekan tingkat stress masyarakat miskin pemerintah meluncurkan program BLT yg di klaim oleh Pasangan JK-Wiranto sebagai Ide dari Pak JK, dan Klaim dari SBY-Budiono Sebagai Keputusan Presiden, karena usul klo gak di acc presiden ya ga bakalan jadi, dan ternyata jualan BLT ini sukses besar di Pileg tempo hari.
Pagi ini saya membaca berita di detik soal BLT ini, berikut saya Quote saja :
Pinjaman Asing untuk BLT Berbunga Tinggi, Perberat APBN
M. Rizal Maslan – detikPemilu
Jakarta – Sumber dana bantuan langsung tunai (BLT) terus dipermasalahkan sejumlah kalangan. Sebab uang tunai yang dibagikan secara langsung ke masyarakat ternyata berasal dari pinjaman asing dan Surat Utang Negara (SUN), yang akhirnya membebani APBN.
“BLT adalah salah satu penyebab defisitnya APBN. Karena BLT dibiayai dari pinjaman dan SUN dengan bunga yang tinggi. Sehingga memperberat APBN,” kata pengamat ekonomi Deni Danuri melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Rabu (10/6/2009).
Perkataan Direktur Central Banking Crisis (CBC), tersebut menanggapi pernyataan Chatib Basri, tim ekonomi SBY-Boediono. Dalam jumpa pers di Kantor Bravo Media Center (BMC), Rabu (10/6/2009), Chatib mengatakan kalau sumber BLT berasal dari alokasi subsidi BBM. Bukan utang negara.
“Salah satu penyebab defisit APBN kita adalah pinjaman dan SUN. Jadi kalau dibilang sumber BLT berasal dari alokasi subsidi BBM, itu hanya istilah rekayasa APBN saja,” tegas Deni.
Sebelumnya Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution dalam pertemuannya dengan DPR, Selasa (9/6/2009), mengatakan, dana BLT untuk rakyat berasal dari pinjaman asing dengan bunga antara 12-13 persen.
( zal / anw )
sumber : http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/11/024627/1145883/700/pinjaman-asing-untuk-blt-berbunga-tinggi-perberat-apbn
Jika merasa ini tidak benar, alangkah bijaknya Pihak yg merasa tertuduh untuk mengklarifikasi, karena kesannya, Duit hasil utang tapi di bagi-bagi ke Rakyat dengan label Bantuan, kayaknya lebih pas kalo sharing utang dari negara ke Rakyat..
, jangan dengan bersikap kalem seolah menjadi pihak teraniaya dan layak mendapat simpati rakyat
Dan juga pada malam Kesepakatan kampanye damaipun menjadi tidak “damai” ketika seorang Butet melontarkan Kritik Pedasnya persis di depan muka,
Sindiran Menohok di Depan Mata
Jakarta – Malam Deklarasi Pemilu Damai menjadi ‘tidak damai’. Acara yang seharusnya penuh dengan suasana persahabatan tersebut berubah jadi tegang lantaran ‘ulah’ monolog Butet Kartaredjasa.
Butet menyampaikan monolog mewakili tim kesenian pasangan capres Mega-Prabowo dalam Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan KPU di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Rabu 10 Juni 2009 malam. Butet tampil memukau, tapi menyentil salah satu capres, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Semua capres-cawapres termasuk para undangan awalnya terhibur dengan aksi Butet. Butet mengawali monolognya dengan bercerita soal keheranannya kenapa dia dipilih Mega-Prabowo menjadi tim kesenian yang tampil perdana sesuai dengan nomor urut pasangan capres-cawapres.
Monolog yang gayeng itu pun berlanjut hingga satu demi satu sindiran terhadap pemerintah yang berkuasa, SBY dilontarkan di depan SBY sendiri, tanpa tendeng aling-aling. Kritikan Butet membombardir mulai dari masalah utang negara, korupsi, hingga banyaknya pesawat Indonesia yang sering jatuh sebelum perang terjadi.
“Kemarin ada Hercules jatuh, sampai-sampai ada anekdot di luar yang mengatakan, wah pesawat Indonesia nggak usah dipakai perang pada jatuh sendiri,” sindir Butet.
Mendengar sindiran butet yang langsung dilihatnya di depan mata, raut muka SBY tampak menahan marah. Padahal sebelumnya, SBY banyak mengumbar senyum lantaran terhibur oleh penampilan putra Bagong Kusudiharjo ini. Sementara, para hadirin lainnya tertawa terpingkal-pingkal.
“Pemberantasan korupsi mestinya tidak boleh pandang bulu, siapa pun itu. Baik menteri, mantan menteri atau siapa pun, bukannya malah didutabesarkan,” sindir butet lagi. Butet juga menyindir KPU yang tidak beres dalam membuat Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berakibat banyaknya warga yang tak dapat memilih dalam Pemilu Legislatif kemarin.
Partai Demokrat merasa kecewa dengan penampilan Butet yang seharusnya membawa kedamaian dalam deklarasi damai tersebut. “Arena yang seharusnya menonjolkan suasana damai tetapi terjadi provokasi. Membuat masyarakat terprovokasi,” kata Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie usai acara deklarasi.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga menyesalkan tindakan Butet. Namun, meski menyesalkan, KPU menganggap penampilan Butet wajar karena memang tidak ada aturan khusus dalam penampilan seni budaya oleh para capres-cawapres.
“Memang seyogyanya hari ini adalah kampanye damai tidak menimbulkan perasaan tidak enak pada orang lain,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary.
“Bahwa ada eskpresi yang dinilai begitu ekspresif menurut saya wajar saja. Kami memang menyediakan waktu dan tempat untuk setiap pasangan calon menyampaikan atraksi seni dan memang kita tidak mengatur secara detil. Atraksi apa saja boleh,” imbuh anggota KPU lainnya, Andi Nurpati.
Terlepas dari pro dan kontra penampilan Butet dalam Deklarasi Pemilu Damai, yang jelas masyarakat Indonesia disuguhi atraksi yang ‘menakjubkan’ sekaligus menghibur, tapi menyayat bagi yang merasa tersindir.
( anw / mei )
sumber : http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/11/062522/1145899/700/sindiran-menohok-di-depan-mata
Hmm… apakah kita sudah semakin cerdas??





Salut buat om butet….. tidak perlu harus berdamai dengan ketidaktentraman, tidak perlu berdamai dengan ketidakpastian, tidak perlu berdamai dengan korupsi dan kemajuan yang dibungkus hutang melilit pinggang……
@pimpii
betul itu, klo masih dengan penuh manipulasi ke rakyat kenapa harus ganti orde reformasi, sudah mending lanjutkan saja orde barunya…
Utang yang bejibun adalah warisan dari rezim Orba. Jalan keluar yang harusnya ditempuh adalah penjadwalan ulang dan renegoisasi kontrak karya yang bermasalah(itu kalau pemimpinnya punya nyali). Tanpa penjadwalan utang, omong kosong soal kesejahteraan. APBN kita habis untuk bayar utang dan membayar gaji pegawai. Padahal untuk menciptakan kesejahteraan dengan menggenjot sektor riil diperlukan anggaran besar. Bravo Butet! Lebih baik mengungkapkan kenyataan daripada sok jaim dan membungkus realitas hidup yang sulit dengan citra dan popularitas yang penuh dengan kepalsuan.
@dani23
Iya.. klo gak ada keberanian reschedule… kere selamanya dan bisa jadi negara ini tergadaikan..
para penguasa sibuk ngutang rakyatnya yang jadi korban
@Masoglek
Persentase uang utang di korup dengan dishare ke rakyat sungguh tak berimbang
hmmm
emang BLT hasil dari pinejman koq
@Rusa Bawean
hehe… nasib ya… akumulasi budaya koruptip..
Apa kabar???
sekedar informasi,,, mau ngenalin blog barunya accan. kunjungi yah..
Accan
@accan
kabar baik, siap segera ke tkp
Berita lama tuh. Be-El-Te pake ngutang…
Yang cukup tepat adalah BLT sebelum tahun 2008 umumnya berasal dari kompensasi penurunan BBM. Sedangkan diawal tahun 2009, ini share dari utang luar negeri.
hehehe.. cape deeeeeeh..
Salam Sayang
kebanyakan ngutang, ntar bayarnya gmn ya???
@nahdhi
iya, krn itu saya pake judulnya gitu hehe, tapi yg belum tahu biar melek aja..
@Nusantaraku
Pemerintah masih berat tuk ngakui tuh.. hehe
@KangBoed
Ngaso dulu kang, kalo cape..
@casual Cutie
Semoga tidak dengan menjual pulau-pulau indonesia satu persatu
wow, nice post…
Thanks yah baru tau .
@Yanti
Thanks juga dah mampir..
semoga bermanfaat informasinya
nah lo…
@deanet
nah lho, urip nang indonesia, reti2 duwe utang
Ngutang…ngutang…ngutang…..
Ayo mandiri!! Cepet2 Dilunasi!! Tapi kapan yak lunas nya?!? ;P
http://pramuditaaulia.web.id
Tidak hanya itu saja.. Gaji Guru yang telah lolos sertifikasi itu juga dari utang luar negeri (katanya)
@Dhimas
ada ga ya yg diluar dana utang, padahal pajak yg di kejar-kejar..