Skip to content

Berbahagialah Penyuka Lalapan

18 September 2008

Sering dong makan di warung yang menyediakan lalapan? ato yg beli pecel ato lotek yg ditambah dengan lalapan, atau kalau di jogja mampir ke warung pecel lele, disana ada lalapan khas yaitu kemangi. Nah barusan baca info dari detik, soal beberapa lalapan yg mengandung antioksidan yg bermanfaat bagi tubuh, apa aja sih?

1. kenikir (Cosmos caudatus)

Pohon kenikir merupakan tumbuhan tropika yang berasal dari Amerika Latin, tetapi tumbuh liar dan mudah didapati di Florida, Amerika Serikat, serta di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Kenikir adalah sejenis spesis bunga intan berayun yang berwarna unggu atau kuning dan berbunga kecil. Manakala tumbuhan bunga yang berwarna kuning jarang digunakannya sebagai ulam, yang berwarna unggu merupakan sayuran ulam yang sangat populer dimakan mentah bersama nasi atau di cicah dengan budu, sambal terasi atau tempoyak serta cincalok.

2. beluntas (Pluchea indica)


Beluntas (Pluchea indica L.), nama tumbuhan ini mungkin jarang kita dengar. Tapi, sebetulnya bentuk tanaman ini tidak seasing namanya. Jika kita perhatikan dengan seksama, hampir dapat dipastikan orang akan langsung mengenalnya sebagai tanaman yang sering terdapat di halaman rumah, karena sering digunakan sebagai tanaman pagar.

Beluntas merupakan tanaman perdu tegak, berkayu, bercabang banyak, dengan tinggi bisa mencapai dua meter. Daun tunggal, bulat bentuk telur, ujung runcing, berbulu halus, daun muda berwarna hijau kekuningan dan setelah tua berwarna hijau pucat serta panjang daun 3,8-6,4 cm. Tumbuh liar di tanah dengan kelembaban tinggi; di beberapa tempat di wilayah Jawa Barat tanaman ini digunakan sebagai tanaman pagar dan pembatas antar guludan di perkebunan. Beberapa daerah di Indonesia menyebut nama beluntas dengan nama yang berbeda seperti baluntas (Madura), Luntas (Jawa Tengah), dan Lamutasa (Makasar).

Daun beluntas menurut hasil penelitian mempunyai fungsi antibakteri dan antioksidan serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai pengawet makanan dan obat.

Beluntas (Pluchea indica L.), nama tumbuhan ini mungkin jarang kita dengar. Tapi, sebetulnya bentuk tanaman ini tidak seasing namanya. Jika kita perhatikan dengan seksama, hampir dapat dipastikan orang akan langsung mengenalnya sebagai tanaman yang sering terdapat di halaman rumah, karena sering digunakan sebagai tanaman pagar.

Beluntas merupakan tanaman perdu tegak, berkayu, bercabang banyak, dengan tinggi bisa mencapai dua meter. Daun tunggal, bulat bentuk telur, ujung runcing, berbulu halus, daun muda berwarna hijau kekuningan dan setelah tua berwarna hijau pucat serta panjang daun 3,8-6,4 cm. Tumbuh liar di tanah dengan kelembaban tinggi; di beberapa tempat di wilayah Jawa Barat tanaman ini digunakan sebagai tanaman pagar dan pembatas antar guludan di perkebunan. Beberapa daerah di Indonesia menyebut nama beluntas dengan nama yang berbeda seperti baluntas (Madura), Luntas (Jawa Tengah), dan Lamutasa (Makasar).

Secara tradisional daun beluntas digunakan sebagai obat untuk menghilangkan bau badan, obat turun panas, obat batuk, dan obat diare. Daun beluntas yang telah direbus sangat baik untuk mengobati sakit kulit. Disamping itu daun beluntas juga sering dikonsumsi oleh masyarakat sebagai lalapan.

3. mangkokan (Nothopanax scutellarium)

Tanaman termasuk familia Araliaceae. Tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 1-200 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di ladang dan di tepi sungai tumbuh liar..

Untuk pengembangbiakannya dengan setek batang.

Nama lain : mamanukan (Sunda), godong mangkokan (Jawa), puring (Madura), lanido, ndalido, ranido, ndari (Roti, Nusa Tenggara), daun mangkok (Manado), mangko-mangko (Makasar), ai lohoi, ai laun niwel, daun koin, daun papeda (Ambon) dll.

Tanaman ini mengandung : kalsium oksalat, peroksidase, amygdalin, fosfor, besi, lemak, protein, vitamin A, B1, dan C.

4. kecombrang (Nicolaia speciosa Horan)

Kecombrang, kantan, atau honje (Etlingera eliator; sinonim Nicolaia elatior, Phaeomeria speciosa) adalah tumbuhan tahunan berbentuk terna yang bunga, buah, serta bijinya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Nama lainnya adalah kincung (Medan) serta siantan (Malaya). Orang Thai menyebutnya kaalaa.

Kelopak bunga kecombrang dijadikan lalap atau direbus lalu dimakan bersama sambal di Jawa Barat. Kadang-kadang, kelopak bunganya juga dijadikan bagian dari pecel. Di Tanah Karo, buah kecombrang muda disebut asam cekala. Kuncup bunga serta “polong”nya menjadi bagian pokok dari sayur asam Karo; juga menjadi peredam bau amis sewaktu memasak ikan. Masakan Batak populer, arsik ikan mas, juga menggunakan asam cekala ini. Di Malaysia dan Singapura, kecombrang menjadi unsur penting dalam laksa.

5. kemangi (Ocimum sanctum)

Kemangi adalah terna kecil yang daunnya biasa dimakan sebagai lalap. Aroma daunnya khas, kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau. Daun kemangi merupakan salah satu bumbu bagi pepes. Sebagai lalapan, daun kemangi biasanya dimakan bersama-sama daun kubis, irisan ketimun, dan sambal untuk menemani ayam atau ikan goreng. Di Thailand ia dikenal sebagai manglak dan juga sering dijumpai dalam menu masakan setempat.

Kemangi adalah hibrida antarspesies antara dua spesies selasih, Ocimum basilicum dan O. americanum. Ia dikenal juga sebagai O. basilicum var. anisatum Benth. Aroma khasnya berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya.

6. Katuk (Sauropus androgynus)

Daun katuk ynag selama ini dipercaya sebagai pelancar ASI, ternyata masih menyimpan khasiat lain yang tak kalah hebat, yakni sebagai penjaga mutu dan jumlah sperma pria.

Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat, yang sedikitnya mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang sintesis hotmon-hormon steroid dan senyawa eikosanoid.

Jika dikonsumsi wanita, senyawa aktif dalam daun katuk akan memacu pembentukan hormon kewanitaan, sehingga kulit menjadi halus, rambut lebih sehat, serta seperti yang sudah luas diketahui, melancarkan produksi ASI. Sebaliknya, dalam tubuh laki-laki senyawa aktif daun katuk akan merangsang pembentukan hormon keperkasaan, yang akan menggenjot vitalitas seksual.

Meski demikian, konsumsi daun katuk tidak boleh berlebihan. Di balik kelebihannya, daun katuk menyimpan sejumlah kekurangan. Selain membantu proses metabolisme di dalam tubuh, glukokrtikoid hasil metabolisme senyawa aktif daun katuk bisa mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor.

7. kedondong cina (Polyscias pinnata)

Kedondong adalah tanaman buah yang tergolong ke dalam suku mangga-manggaan (Anacardiaceae). Tanaman ini dikenal pula dengan nama ambarella, hog plum, hevi (Filipina), mokah (Kamboja), gway (Myanmar), makak farang (Thailand).

Buah kedondong dapat dimakan langsung dalam kondisi segar, atau sering pula diolah menjadi rujak, asinan, acar atau dijadikan selai. Buah ini memiliki biji tunggal yang berserabut. Daun dijadikan penyedap dalam pembuatan pepes ikan.

8. antanan (Centella asiatica)

Antanan (Centella asiatica) nyaéta sarupaning tutuwuhan liar anu réa tumuwuh di pakebonan, huma, sisi jalan, galengan sawah atawa di huma nu rada baseuh. Tuwuhan ieu asalna ti wewengkon Asia tropis, sumebar di Asia Tenggara, kaasup Indonésia, India, Republik Rakyat Cina, Jepang jeung Australia satuluyna sumebar ka rupa-rupa nagara séjén.

Saprak jaman baheula, antanan geus dipaké pikeun ubar kulit, gangguan saraf sarta ngabenerkeun sirkulasi getih. Masarakat Jawa Kulon mikawanoh tutuwuhan ieu minangka salah sahiji pepelakan pikeun lalab.
9. poh-pohan (Pilea trinervia)

Antara lalap dan sambal, dalam khasanah tataboga masyarakat Sunda, sudah
punya pasangan masing-masing. Lalap pohpohan beserta kawan-kawannya sesama
lalap asal pegunungan dan hutan, sangat cocok dipadukan dengan sambal
terasi, sedangkan lalap ladang punya pasangan serasi sambal wijen atau
sambal suuk (kacang tanah). Lalap sawah, termasuk saladah dan tespong,
padanannya adalah sambal oncom.

Akan tetapi, bagaimana pun, pendapat seorang ahli ekologi, lalap adalah
sumber kekayaan alam yang tak boleh diremehkan. Lalap sebagai sumber gizi,
vitamin, dan protein sebagai sumber mata pencaharian dan peningkatan ekonomi
masyarakat harus dimuliakan, dalam arti dipelihara, dijaga, dan
dipertahankan kelestariannya. Ia memuji upaya Perhutani Unit III
Jabar-Banten yang telah memilih pohpohan sebagai komoditas penyangga
keamanan hutan. “Jika pohpohan sukses dikembangkan hingga menjadi komiditas
ekspor, jenis lalap “liar” lainnya pun tentu dapat dikembangkan hingga
mencapai taraf yang sama,” kata pakar tersebut. Ia pun optimistis budi daya
tanaman lalap tradisional jika digarap sungguh-sungguh akan memberi
kontribusi terhadap masyarakat luas dalam mengatasi krisis ekonomi
berkepanjangan.

10. Daun Ginseng

Ginseng (Panax) adalah sejenis terna berkhasiat obat yang termasuk dalam suku Araliaceae. Ginseng tumbuh di wilayah belahan bumi utara terutama di Siberia, Manchuria, Korea, dan Amerika Serikat. Jenis ginseng tropis dapat ditemukan di Vietnam, yaitu Panax vietnamensis. Nama “ginseng” diambil dari bahasa Inggris, yang dibaca mengikuti lafal bahasa Kanton, jên shên, yang dalam bahasa Mandarin dibaca “ren shen”, 人蔘, yang berarti duplikat manusia, karena bentuk akarnya yang kerap menyerupai manusia.

Ginseng sering kali digunakan dalam pengobatan tradisional. Akar tanaman ini dapat memperbaiki aliran dan meningkatkan produksi sel darah merah, serta membantu pemulihan dari penyakit.

Di Indonesia terdapat juga tumbuhan yang memiliki khasiat sama dengan ginseng yaitu ginseng Jawa atau som jawa, Talinum paniculatum Gaertn. dan kolesom, Talinum triangulare Wild. Di dalam pengobatan tradisional akarnya dicampur dengan berbagai jenis obat dan yang paling terkenal dalam bentuk campuran anggur. Kajian mengenai khasiat dan kegunaanya telah dilakukan untuk menjadikan kolesom sebagai ginseng Indonesia.

11. krokot (Portulaca oleracea)

Portulaca (nama daerah: Krokot) adalah genus dari tanaman dari suku Portulacaceae. Terdapat sekitar 40-100 spesies yang ditemukan di daerah tropis dan daerah bermusim empat.

Salah satu spesies yaitu Portulaca oleracea dikenal sebagai tanaman yang dapat dimakan dan dikenal di beberapa daerah sebagai tanaman hama. Beberapa spesies Portulaca juga menjadi makanan bagi ulat ngengat dan kupu-kupu.

Nah ternyata banyak juga lalapan yang sering di jumpai di deket kita, berdasarkan penelitian, berikut kandongan yang dimiliki oleh mereka, yaitu :

Hasil penelitian menunjukkan nilai total flavonoid sayur-sayuran indigenous sangat bervariasi. “Seluruh sampel sayuran indegenous mengandung komponen quercetin,” kata Peneliti Sout East Asian Food and Agriculture Science Technology (SEAFAST) IPB, Dr. Nuri Andarwulan

Sayuran indegenous yang mempunyai flavonoid tertinggi berturut-turut ialah katuk (831,70 miligram per 100 gram), kenikir (420,85 miligram per 100 gram) dan kedondong cina (358,17 miligram per 100 gram). Sedangkan krokot mempunyai total flavonoid terkecil yaitu 4,05 miligram per 100 gram.

Komponen flavonoid pada daun katuk yang paling dominan adalah kaempferol sebesar 805,48 miligram per 100 gram. Meskipun daun katuk merupakan sayuran dengan nilai total flavonoid tertinggi dibandingkan sayuran indigenous lainnya, kandungan total fenol tertingi justru dimiliki kenikir (1225,88 miligram per 100 gram), diikuti beluntas 1030,03 miligram per 100 gram dan mangkokan 669,30 miligram per 100 gram.

“Nilai total fenol sayur-sayuran indigenous rata-rata jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai total flavonoid-nya. Hal ini menunjukkan di dalam sayur-sayuran tersebut terkandung senyawa fenol lain yang bukan berasal dari flavonol maupun flavone,” kata Dr. Nuri

Peneliti Tufts University Boston Amerika Serikat, Bradley Bolling, PD mengatakan antoksidan mengurangi akumulasi produk radikal bebas, menetralisir racun, mencegah inflamasi dan melindungi penyakit genetik.

“Masalah yang sering dijumpai dalam penelitian antioksidan yaitu referensi biasanya kapasitas oksidasi sebagai mekanisme aksi para botani, sangat banyak produk para botani, kekurangvalidan ukuran kapasitas antioksidan pada klinik, kelemahan standar penggunaan ukuran kapasitas antioksidan dan kelemahan data nilai antioksidan pada para botani,” bebernya. (dikutip dari detik.com)

Jadi demi kesehatan, gak ada salahnya khan mengkonsumsi lalapan?

sumber lain dari : wikipedia.org

About these ads
62 Komentar leave one →
  1. 19 September 2008 16:22

    artikel tentang khasiat tumbuhan emang menarik…
    kaya benalu yang bisa buat mengobati amandel

    http://melilea-organik.com/kesehatan/artikel-kesehatan-kulit-bagi-tubuh.html

  2. 19 September 2008 17:46

    sipp……nyang jelas gak njadiin kitah kek kambing khan? :lol:

  3. 19 September 2008 19:04

    weeee….

    Situ yang telat. Lha saya dari dulu udah suka daun muda kok…..
    :roll:

  4. 19 September 2008 21:20

    @yuni

    iya, ternyata alam indonesia sangat kaya :D

    @Abee

    hekekeke…. asal jangan sembarang rumput aja bee.. di pilih :mrgreen:

    @Om Mbel
    :lol: *ngakak*

    percaya om, palagi berdasarkan posting terakhir :mrgreen:

  5. 19 September 2008 21:44

    no 3 jd inget jaman kecil.. suka masak²an pake tu daun buat mangkuknya :D

  6. 22 September 2008 11:44

    @eMo

    Klo mangkok an lum pernah nyoba sih rasanya seperti apa, kecuali buat mainan, tp klo antanan, honje dah pernah nyicip..

  7. 22 September 2008 14:03

    Wekekekek, coba2 jadi dokter hewan ya? Kaborrrr

  8. 22 September 2008 14:04

    Ai da, masa kau tuh idak tau rasa daun mangkok? Itu lho yang suka dipakai di masakan padang, seperti gule otak, pasti ada potongan daun mangkoknya…

  9. 22 September 2008 15:30

    @Ayuk

    oh iyo yo yuk, dak tahu aku amun itu dari daun mangkok :D aku nyangkonyo semacam kol ijo itu nah :mrgreen: tp klu lah di campur samo gulai otak jd dak tahu lagi rasonyo daun mangkok :mrgreen:

  10. 23 September 2008 06:39

    saya dah makan tuch semuanya dan baru tau sekarang khasiatnya.
    terima kasih.
    salam

  11. 23 September 2008 13:00

    @cenya95

    wah beruntung banget tuh, saya jarang klo sampe komplit semua ituh.. :D paling seringnya kenikir :mrgreen:

  12. 4 Oktober 2008 16:42

    lhaaa..aq kok cuma seneng kenikir pak?

  13. 5 Oktober 2008 10:28

    Wuah mantaaap, gue penyuka lalapan
    Pass nih…

  14. 6 Oktober 2008 10:11

    @Stey

    hihihi.. ya mulai dibiasakan yg lain juga :D

    @martracho

    seep deh.. hidup sehat.. :D

  15. 9 Oktober 2008 13:59

    dari dulu suka lalapan…
    sekarang sulit nyari..hiks

    nice posting

    salam

  16. 10 Oktober 2008 10:45

    @Agustian

    iya nih… susah cari lalapan.. :| dah banyak junk food

  17. 16 Oktober 2008 20:13

    Saya pemakan lalapan, tapi gak makan bunga dan rumput liar kang … :)

  18. 17 Oktober 2008 10:00

    @Rindu

    kekeke.. sekalian juga gak papa kok :lol:

  19. alief28 permalink
    17 Oktober 2008 15:39

    aku suka, cuman nggak semuanya, paling yang sering di makan ya kemangi…yang laen belum pernah nyoba, eh belum mau nyoba…hehehe

  20. 18 Oktober 2008 11:29

    @alief

    hekekek… kemangi mah buat cuci tangan klo abis makan penyet.. :lol:

  21. mita permalink
    2 April 2009 08:19

    gambar poh-pohannya keliru. yang ditampilkan gambar jenis dari famili Acanthaceae, poh-pohan termasuk famili Urticaceae.

  22. 2 April 2009 09:26

    @mita

    wah makasih koreksinya, soalnya saya asal cabut dari google tuh gambarnya :D , ada contoh gambar yang pas?

  23. Abas Wijaya permalink
    28 Juli 2009 12:30

    CARA SEHAT ALA KAMBING he..he..he..

  24. 28 Juli 2009 14:44

    @Abas Wijaya

    Sialaannn… :mrgreen:

  25. Dhara permalink
    1 Agustus 2009 18:49

    Saya pemakan lalapan juga tapi tidak seperti kambing ya hahahahah

  26. 4 September 2009 12:13

    mohon dicantumkan keterangan tentang ginggo biloba

  27. 5 September 2009 15:08

    @g

    itu yg buat rambut itu ya?? bahan tambahan sampo :D

  28. 14 Oktober 2009 10:29

    Saya juga pakai kapsul panjang umur

  29. 15 Oktober 2009 07:33

    @Made Narta

    Kayak apa tuh kapsulnya? :D

  30. imas manies permalink
    18 Februari 2010 17:16

    hemm…..sya paling ska ma yg nama’a daun2’an……….daun la2pan maksud’a….

  31. 18 Februari 2010 22:59

    @imas manies : Jangan smua daun, apalagi daun pintu :D

  32. tya permalink
    5 April 2010 18:58

    tolong dunkZ bkin artikel sayur2n yang komplit. aku mau tau taneman apa aja yang bisa di sayur. kbetulan pngetahuanku tntang tanaman masih kurang. Go green…

  33. 10 April 2010 10:30

    jiga embe (kambing) wae!! tapi bae lah… saya juga pemakan segala……… tp ulah di saruakeun jeung kambing nyakk…… bisi nga belere…. hehuehheuheuhuehue

    wilujeung teupeng sareung simkuring

  34. 11 April 2010 20:51

    @tya : wah itu saya posting pas lg pengen nglalap.. hehe..

    @puadi : hahaha.. aya mbe mampir kadieu euy

  35. Lisnawati Putri permalink
    11 Mei 2010 14:36

    terimakasih kang infonya….
    sy suka lalap, tp gak tau khasiatnya… skrng jd malah tambah semangat makan pk lalap ^_^

  36. 12 Mei 2010 00:09

    @Lisnawati : Nah skr jg klo dah apal bisa milih2 tuh lalapannya :D

  37. tya permalink
    6 Desember 2010 01:35

    sayang deh foto kecombrangnya ga ditampilin secara utuh

  38. 10 Desember 2010 13:54

    @tya : Bisa dicari di google image dengan keyword : honje.

  39. justhiena permalink
    26 Maret 2011 23:55

    wuih banyak banget tuh lalapan ………………………..indahnya kalau semua tersaji di meja ……….makanan paling mantab tuh …..pohpohan apalagi uenak ……….

  40. 31 Maret 2011 08:13

    @justhiena : wah asik ada yg maniak lalap juga :D , 4 hari lalu aku menikmati lalapan antanan sama poh-pohan ditemani sambel oncom, nyumi..

  41. samsul hidayat permalink
    9 Mei 2011 15:16

    tolong tampilkan lagi jenis-jenis lalapan yang lain aku pegetarian kaya mbeeeeeeeeeee

  42. 12 Mei 2011 19:51

    senang sekali menemukan situs ini, tapi ada yang salah gambar tuh poh-pohan (pilea melatomoides) dikasih gambar bunga lolipop….

  43. 12 Mei 2011 19:52

    senang sekali menemukan situs ini, tapi ada yang salah gambar tuh poh-pohan (pilea melastomoides) dikasih gambar bunga lolipop….

  44. 14 Mei 2011 12:33

    @samsul hidayat : untuk jenis lain cukup bawa nasi hangat dan sambal, lalu silahkan keliling dikebun, icip2 segala jenis perdu, pasti ada yg cocok jd lalap :D

    @Sri Sukarmi : Sip deh. Sepertinya yg tertera pun termasuk poh-pohan.

  45. wiwin permalink
    19 Mei 2011 17:19

    mas copas ya saya pecinta lalapan dan aneka tumbuhan saya termasuk herbivora

  46. dobelden permalink
    22 Mei 2011 06:01

    @wiwin : Silahkan disebarluaskan :D

  47. 17 Oktober 2011 16:14

    aku pelalap handal..

  48. 31 Oktober 2011 11:53

    kang, ieu bade milarian pegagan jang naon pungsina kalakah nyangkut kadie

  49. 31 Oktober 2011 15:37

    @heri : konon awet muda lho :D

    @chatoer : wah ga salah deh kalau suka sama antanan, nikmat berkhasiat :mrgreen:

  50. 23 Mei 2012 11:51

    Yang bagus buat sakit maag lalapan apa Mas???

  51. alexy permalink
    21 Juli 2012 14:47

    apakah semua daun2 diatas itu bisa dimakan mentah , mas?( maksudku tanpa dimasak sebentar ,biasanya kan daun2 itu dimasak sebentar 2 /3 menit diair panas trus diangkat dan makan , tapi itu kelewat ribet heheheheh, saya sih sukanya eat from the tree , jadi lebih efisien )

  52. 22 Juli 2012 04:26

    @Arman : hmmm Pegagan atau antanan itu bagus..

    @alexy : bisa mentah semua ituh, mau direbus sebentar juga bisa..

  53. komentator jitu permalink
    24 Juni 2013 12:01

    udah pasti ga sich mamfaat dari krokot itu sendiri. soalnya dirumah aku itu adalah rumput liar. ntar dimakan malah keracunan dech

  54. 28 Juni 2013 05:25

    @komentator : ga lah klo beracun.. tes sehelai daun aja klo mau mastiin :D

  55. 7 Juli 2013 13:57

    This is the right webpage for everyone who would like to understand
    this topic. You understand a whole lot its almost tough to argue
    with you (not that I actually would want to…HaHa). You definitely put a brand new
    spin on a topic that’s been discussed for many years. Great stuff, just excellent!

  56. 8 Juli 2013 06:53

    What’s up it’s me, I am also visiting this web site daily, this web
    site is in fact nice and the users are in fact sharing good thoughts.

  57. 13 November 2013 18:00

    heri: cigombong :081802994587 AYA aya wae ii i i hhhh, , , , , , aya ath syrn nu ay d swah, , , swart0s, , memeniran,nanangkaan,bijangut,jotang,,eta ge tiasa d syur atw d lalap, , bs namah otot jd kenncaaaaang, , , gak gak gak

  58. 14 November 2013 09:32

    @heri : leres pisan lalapan sawahke maknyus, jeung sangu haneut sambel tarasi..

  59. 12 Februari 2014 14:01

    emang betul dun gin seng enak di tumis kasiatnya nyata

  60. 20 Februari 2014 06:19

    @Wriadi Aw : Mantap…

  61. nyanyang k permalink
    14 Juli 2014 05:46

    aku sudah lama jasdi pemakan sayuran

Trackbacks

  1. Ayam Goreng Kharisma Cianjur | CianjurView.com

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.118 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: